Pacitan – Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dinilai memberikan dampak positif bagi petani tembakau di Kabupaten Pacitan. Bantuan yang disalurkan pemerintah melalui program tersebut membantu meningkatkan efisiensi produksi hingga mendukung modernisasi alat pertanian di tingkat kelompok tani.
Salah satu kelompok tani yang merasakan manfaat program tersebut adalah Kelompok Tani Tembakau Sumber Asih di Dusun Pagutan, Desa Punung, Kecamatan Punung. Kelompok tersebut secara rutin menerima berbagai bantuan yang bersumber dari DBHCHT.
Ketua II Kelompok Tani Tembakau Sumber Asih, Sularno, mengatakan bantuan dana cukai sangat membantu aktivitas budidaya tembakau para petani. Menurutnya, berbagai sarana produksi yang diterima mampu mengurangi beban kerja sekaligus menekan biaya operasional di lapangan.
“Kelompok kami sangat terbantu dengan adanya program DBHCHT. Bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” kata Sularno, Selasa (3/4/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang diterima tidak hanya berupa alat pertanian modern, tetapi juga pelatihan dan pendampingan teknis. Mulai dari pendampingan pembuatan pupuk organik, teknik budidaya tembakau, hingga penggunaan alat modern untuk mendukung proses produksi.
Sejumlah alat bantuan yang diterima antara lain mesin rajang tembakau, kultivator, toren air, serta kendaraan roda tiga untuk mendukung aktivitas pertanian. Dengan adanya alat tersebut, pekerjaan petani menjadi lebih cepat dan efisien dibanding sebelumnya yang masih mengandalkan tenaga manual.
“Kalau dulu membersihkan rumput dilakukan manual dan membutuhkan waktu lama, sekarang sudah bisa memakai kultivator sehingga pekerjaan jauh lebih ringan,” ujarnya.
Menurut Sularno, penggunaan alat modern juga berdampak pada kualitas tanaman tembakau. Proses pemupukan, penyemprotan, hingga topping tanaman kini dapat dilakukan lebih tepat waktu sehingga hasil panen menjadi lebih maksimal.
Kelompok Tani Tembakau Sumber Asih sendiri memiliki sekitar 160 anggota aktif yang mengelola lahan tembakau di wilayah Punung. Para petani berharap program bantuan DBHCHT terus berlanjut karena dinilai sangat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan dinas terkait karena proses penyalurannya mudah dan manfaatnya benar-benar dirasakan petani,” tambahnya.
Melalui pemanfaatan DBHCHT, pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga keberlanjutan sektor pertanian tembakau sekaligus mendorong peningkatan pendapatan petani dan pengembangan pertanian modern di Kabupaten Pacitan.





















