PACITAN – Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat yang juga Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar aksi sosial, melainkan strategi pembangunan yang mampu menghadirkan investasi, menggerakkan pariwisata, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Iftitah saat menghadiri peluncuran Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri yang dipimpin Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pantai Teleng Ria, Kabupaten Pacitan, Jumat (10/7).
Menurut Iftitah, kawasan yang bersih, sehat, dan terawat akan memiliki daya saing lebih tinggi dibandingkan kawasan yang lingkungan hidupnya terabaikan. Karena itu, menjaga kebersihan pantai, sungai, dan ruang publik harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
“Lingkungan yang bersih merupakan modal dasar pembangunan. Ketika pantai dan lingkungan terjaga, masyarakat memperoleh manfaat bukan hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga dari tumbuhnya pariwisata, investasi, serta peluang ekonomi yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Iftitah.
Ia menilai semangat gotong royong yang menjadi ruh Gerakan Nasional Langit Biru selaras dengan arah pembangunan kawasan transmigrasi yang terus didorong pemerintah. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh elemen bangsa.
“Gotong royong adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Dengan bekerja bersama, kita tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga membangun kawasan yang lebih produktif, lebih sehat, lebih menarik bagi investasi, dan semakin berdaya saing,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Iftitah dan masyarakat turut melakukan aksi bersih-bersih sampah di kawasan Pantai Teleng Ria. Mereka juga melepas tukik ke laut sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan lingkungan. Sementara Ketum PD AHY melaksanakan gerakan tersebut di NTB.
Iftitah meyakini perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, ketika kebersihan menjadi budaya bersama, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh generasi saat ini, tetapi juga menjadi warisan bagi generasi mendatang.
“Lingkungan yang terjaga bukan hanya warisan bagi anak cucu kita, tetapi juga fondasi bagi kemajuan ekonomi, peningkatan investasi, dan kesejahteraan masyarakat hari ini,” pungkasnya.

Prosesi pembukaan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri yang dihadiri jajaran petinggi Partai Demokrat





















