Menu

Mode Gelap
Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

Ekonomi

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

badge-check


 Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Perbesar

LENSA PACITAN.Com – Harga telur ayam ras ditingkat peternak di Kabupaten Pacitan mengalami penurunan drastis. Melimpahnya pasokan telur dari sejumlah sentra produksi di luar daerah membuat peternak lokal kesulitan memperoleh keuntungan.

Salah satu peternak yang terdampak adalah M. Lutfi, peternak ayam petelur asal Desa Bangunsari, Kecamatan Pacitan. Ia mengatakan, saat ini harga telur hanya berkisar Rp20.000 per kilogram, jauh lebih rendah dibanding beberapa waktu lalu.

Menurut Lutfi, anjloknya harga dipicu melimpahnya stok telur dari berbagai daerah sentra produksi, seperti Blitar, Magetan, hingga Tulungagung. Pasokan tersebut masuk ke Pacitan dalam jumlah besar sehingga membuat harga dipasaran semakin tertekan.

“Stok telur dari Blitar, Magetan, dan daerah lainnya sedang melimpah. Akibatnya harga di tingkat peternak turun drastis,” ujarnya Senin (29/6/2026).

Ironisnya, penurunan harga jual tidak diikuti turunnya biaya produksi. Harga pakan ternak justru mengalami kenaikan sehingga margin keuntungan peternak semakin menipis.

Lutfi mengaku pendapatan yang diperoleh saat ini hampir seluruhnya habis untuk menutup biaya operasional, terutama pembelian pakan. Bahkan, dalam kondisi sekarang peternak nyaris tidak menikmati keuntungan.

Sementara itu, di kawasan Pasar Tradisional Arjowinangun, Pacitan, sebuah truk bermuatan telur asal Tulungagung terlihat menjual telur langsung kepada pedagang maupun masyarakat dengan harga Rp18.500 per kilogram.

Penjual mengaku harga murah tersebut diberikan karena stok telur di wilayah asalnya sedang membludak. Untuk mempercepat penjualan, telur dipasarkan langsung ke sejumlah daerah, termasuk Pacitan. (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

Trending di Ekonomi