Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan. Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan

Pariwisata

Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo

badge-check


 Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Perbesar

Pacitan – Memperingati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan menggelar aksi penanaman mangrove di kawasan Watu Mejo Mangrove Park, Dusun Kiteran, Desa Kembang, Kabupaten Pacitan, Jumat (24/4/2026)

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan, serta unsur TNI dari batalyon setempat. Aksi tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan pesisir sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pacitan, Efi Suraningsih, mengatakan total sebanyak 6.600 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Pantai Pancer.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Semoga bermanfaat, terutama bagi anak cucu kita yang nantinya akan memetik hasilnya,” ujarnya.

Efi menambahkan, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari sekolah, organisasi perangkat daerah (OPD), komunitas, hingga TNI. Penanaman mangrove juga dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

“Ini baru hari pertama. Masih ada hari kedua, ketiga, dan keempat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mangrove yang ditanam dapat tumbuh subur untuk melindungi Pacitan dari ancaman abrasi,” imbuhnya.

Kawasan konservasi mangrove di Dusun Kiteran dikelola oleh Kelompok Masyarakat Jangkar Segoro Kidul dan Anyelir, dengan dukungan Rumah Zakat, baik dalam pengembangan wisata maupun pemberdayaan masyarakat.

Efi berharap, keberadaan mangrove tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir sekaligus menjadi benteng alami dari potensi bencana.

“Harapannya mangrove ini bisa tumbuh dengan baik, memberi manfaat bagi masyarakat pesisir, dan melindungi wilayah Pacitan yang memiliki garis pantai cukup panjang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Masyarakat, Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa penanaman mangrove merupakan hasil kolaborasi dengan Sekolah Alam Pacitan dan akan berlangsung selama empat hari.

“Pada hari pertama, sekitar 3.000 bibit telah tertanam. Sisanya akan dilanjutkan pada Sabtu dan awal pekan depan,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh bibit mangrove yang ditanam merupakan hasil pembibitan warga setempat sebagai bagian dari upaya konservasi berbasis masyarakat.

Kegiatan yang juga melibatkan sejumlah siswa sekolah dasar di Pacitan ini menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Selain menyerap karbon, mangrove berperan penting dalam melindungi garis pantai dari abrasi, mencegah intrusi air laut, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut.

Program Desa Lestari yang diinisiasi Rumah Zakat menjadi contoh nyata peran lembaga filantropi dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi banyak pihak.

“Melalui program penanaman mangrove, Rumah Zakat mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama memulihkan kawasan pesisir sekaligus mendukung target Net Zero Emission 2060,” kata Relawan Rumah Zakat, Indar Siswoyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr

9 Februari 2026 - 20:15 WIB

Wabup Gagarin Bersama Awak. Media dan TNI Polri membersihkan sampah

Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

15 Januari 2026 - 11:10 WIB

Gotong Royong Nelayan Pacitan Pertahankan Tradisi Tangkap Ikan Eretan

10 Januari 2026 - 19:42 WIB

Libur Nataru, Kunjungan Wisatawan ke Pacitan Tembus 174 Ribu Orang

7 Januari 2026 - 20:16 WIB

Gubernur Jatim dan Kaka Slank Tanam Mangrove, Resmikan Pusdiklat PRBBK di Watumejo Pacitan

23 Desember 2025 - 09:03 WIB

Trending di Pariwisata