Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Ekonomi

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

badge-check


 Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi Perbesar

Pacitan – Harga LPG subsidi ukuran 3 kilogram di tingkat pengecer di Kabupaten Pacitan dilaporkan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan gas selama bulan Ramadan, sehingga sejumlah pangkalan sering kehabisan stok.

Kepala Bidang Perdagangan dan kemeteorologian, Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pacitan, Sukanto, mengatakan distribusi LPG dari agen ke pangkalan sebenarnya berjalan lancar. Namun permintaan masyarakat meningkat, terutama dari pelaku usaha kecil yang berjualan takjil.

“Di agen ke pangkalan itu lancar, setoran juga lancar. Cuma memang ada sedikit kenaikan permintaan pasar karena mungkin digunakan untuk berjualan, seperti pedagang takjil UMKM,” kata Sukanto saat dikonfirmasi melalui telepon, ditulis(17/3/2026).

Terkait harga LPG 3 kilogram yang dijual melebihi HET di tingkat pengecer, Sukanto mengaku pihaknya tidak bisa melakukan intervensi langsung. Menurutnya, pengawasan pemerintah hanya sampai pada tingkat pangkalan.

“Sebetulnya sudah ada edukasi dan surat edaran agar penjualan sesuai HET. Tetapi biasanya yang menaikkan harga itu di tingkat pengecer. Kalau yang di pengecer, kami tidak bisa mengontrol. Pengawasan kami hanya sampai pangkalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, harga LPG subsidi di Pacitan ditetapkan pada kisaran Rp 18 ribu hingga Rp20 ribu per tabung, tergantung wilayah distribusi.

Meski terjadi kenaikan harga dilapangan, Sukanto menilai kondisi tersebut masih dalam batas wajar, mengingat meningkatnya permintaan selama Ramadan.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan agen dan Pertamina. Dari hasil koordinasi tersebut, dipastikan tidak ada pengurangan kuota distribusi LPG 3 kilogram selama bulan Ramadan di Kabupaten Pacitan. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Kelangkaan LPG 3 Kg di Pacitan Berlanjut, Antrean Panjang Mengular di Pangkalan

17 Maret 2026 - 13:47 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

3 Desember 2025 - 19:31 WIB

Trending di Ekonomi