Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Ekonomi

Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi

badge-check


 Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi Perbesar

Pacitan – Harga LPG subsidi ukuran 3 kilogram di tingkat pengecer di Kabupaten Pacitan dilaporkan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi ini dipicu meningkatnya permintaan gas selama bulan Ramadan, sehingga sejumlah pangkalan sering kehabisan stok.

Kepala Bidang Perdagangan dan kemeteorologian, Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pacitan, Sukanto, mengatakan distribusi LPG dari agen ke pangkalan sebenarnya berjalan lancar. Namun permintaan masyarakat meningkat, terutama dari pelaku usaha kecil yang berjualan takjil.

“Di agen ke pangkalan itu lancar, setoran juga lancar. Cuma memang ada sedikit kenaikan permintaan pasar karena mungkin digunakan untuk berjualan, seperti pedagang takjil UMKM,” kata Sukanto saat dikonfirmasi melalui telepon, ditulis(17/3/2026).

Terkait harga LPG 3 kilogram yang dijual melebihi HET di tingkat pengecer, Sukanto mengaku pihaknya tidak bisa melakukan intervensi langsung. Menurutnya, pengawasan pemerintah hanya sampai pada tingkat pangkalan.

“Sebetulnya sudah ada edukasi dan surat edaran agar penjualan sesuai HET. Tetapi biasanya yang menaikkan harga itu di tingkat pengecer. Kalau yang di pengecer, kami tidak bisa mengontrol. Pengawasan kami hanya sampai pangkalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, harga LPG subsidi di Pacitan ditetapkan pada kisaran Rp 18 ribu hingga Rp20 ribu per tabung, tergantung wilayah distribusi.

Meski terjadi kenaikan harga dilapangan, Sukanto menilai kondisi tersebut masih dalam batas wajar, mengingat meningkatnya permintaan selama Ramadan.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan agen dan Pertamina. Dari hasil koordinasi tersebut, dipastikan tidak ada pengurangan kuota distribusi LPG 3 kilogram selama bulan Ramadan di Kabupaten Pacitan. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi