Menu

Mode Gelap
Polres Pacitan Tahan Tarman, Terduga Pemalsu Cek Mahar Rp3 Miliar: Kasus Bermula dari Laporan Model A Ketidakakuratan Data DTSEN Picu Keluhan Bansos di Pacitan, Pendamping PKH: “Kunci Perbaikan Ada di Desa” Sheila Tetap Setia Dampingi Mbah Tarman Meski Suami Resmi Ditahan dalam Kasus Cek Rp3 Miliar Cek Rp3 Miliar Diduga Palsu, Kakek Tarman Resmi Ditahan Polres Pacitan APEDNAS Jatim Semprot Pemdes Pacitan: 45 Desa Kehilangan Dana Desa Rp10 Miliar Lebih Didapati di Perempatan Cuik, Pria “Tersesat” Berpindah-Pindah Kota Diduga Gunakan Modus Baru

Ekonomi

Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit

badge-check


 Harga Cabai di Pacitan Melejit Dua Kali Lipat, Pedagang dan Warga Menjerit Perbesar

LENSA PACITAN– Lonjakan harga cabai kembali menghantam pasar-pasar tradisional di Pacitan. Sejak Selasa malam, harga cabai rawit meroket dari kisaran Rp 40 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram. Kenaikan drastis ini membuat pedagang dan pembeli sama-sama kelimpungan.

Di Pasar Arjowinangun, pedagang seperti Datin mengaku terkejut dengan perubahan harga yang begitu cepat. Tidak hanya cabai rawit, jenis cabai lain pun ikut terdongkrak. Cabai putih kini dijual Rp 40 ribu per kilogram, sementara cabai keriting bertengger di harga Rp 45 ribu per kilogram.

Para pedagang menilai, cuaca yang tidak menentu serta banyaknya lahan cabai yang dialihkan menjadi sawah membuat pasokan semakin menipis. Alhasil, pedagang terpaksa mendatangkan stok dari luar daerah seperti Tulungagung, Ponorogo, hingga Magetan.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah yang kini mencapai Rp 50 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat pedagang enggan menyimpan banyak stok karena khawatir risiko kerugian, sementara pembeli terpaksa mengurangi jumlah belanja.

Situasi ini diprediksi masih akan berlangsung sampai pasokan kembali normal dan kondisi cuaca lebih bersahabat. Pedagang berharap stabilisasi segera terjadi agar roda perdagangan di pasar kembali normal.(Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

25 Ribu Warga Pacitan Dicoret dari BLTS Kesra, Verifikasi Dilakukan di Tingkat Desa

30 November 2025 - 15:14 WIB

Program MBG Buka Lapangan Kerja, Warga Pacitan Kini Punya Pekerjaan Tetap

27 November 2025 - 21:23 WIB

Keluhan Nelayan Dipenuhi, Pengerukan Sedimentasi di Pelabuhan Tamperan Resmi Dimulai

24 November 2025 - 19:48 WIB

Harga Kebutuhan Pokok di Pacitan Merangkak Naik, Pedagang Pasar Minulyo Keluhkan Stok Menipis

21 November 2025 - 19:33 WIB

Pusat Oleh-Oleh Pacitan Diserbu Rombongan Bimteknas Demokrat

24 September 2025 - 15:06 WIB

Trending di Ekonomi