Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Kesehatan

RSUD dr Darsono Pacitan Terima Anggaran Rp 6,4 Miliar dari DBHCHT 2024 untuk Pembangunan Gedung Rawat Jalan

badge-check


 RSUD dr Darsono Pacitan Terima Anggaran Rp 6,4 Miliar dari DBHCHT 2024 untuk Pembangunan Gedung Rawat Jalan Perbesar

Pacitan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono Pacitan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 6,4 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung rawat jalan guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) RSUD dr Darsono Pacitan, Johan Tri Putranto, menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru ini bertujuan untuk mengurangi antrian panjang pasien di rumah sakit.

“Anggaran ini kami pergunakan untuk pembangunan gedung rawat jalan, guna menambah fasilitas pelayanan di RSUD dr Darsono Pacitan,” ujarnya pada Kamis (10/10).

Pembangunan tahap pertama yang menggunakan anggaran miliaran rupiah ini akan meliputi ruang poli-poli dokter spesialis. Johan mengungkapkan bahwa total anggaran yang dibutuhkan untuk keseluruhan proyek pembangunan tersebut mencapai belasan miliar rupiah.

Baca Juga: Upaya Satpol-PP Pacitan Berantas Rokok Ilegal, Libatkan Masyarakat dan Lintas Instansi

“Ini baru tahap pertama, dan secara keseluruhan nanti anggarannya akan mencapai belasan miliar. Alhamdulillah, adanya DBHCHT sangat membantu dalam pengembangan infrastruktur rumah sakit, khususnya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat Pacitan,” tambahnya.

Pembangunan gedung rawat jalan ini merupakan salah satu usulan dari masyarakat yang menginginkan peningkatan fasilitas di rumah sakit. Johan menjelaskan bahwa RSUD sering menerima antrian pasien yang mencapai lebih dari 600 orang, yang dinilai kurang nyaman untuk pasien maupun tenaga medis.

“Usulan masyarakat ini kami respons dengan membangun gedung baru agar pelayanan lebih maksimal dan masyarakat merasa lebih nyaman saat berobat,” jelas Johan.

Selain di bidang kesehatan, Johan menilai bahwa DBHCHT juga memberikan manfaat signifikan di sektor lain seperti pertanian dan sosial. “DBHCHT ini tidak hanya bermanfaat di bidang kesehatan, tetapi juga membantu masyarakat di sektor pertanian dan sosial. Ini jelas sangat bermanfaat untuk semua warga Pacitan,” tutup Johan.

Pembangunan gedung rawat jalan di RSUD dr Darsono Pacitan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas

28 April 2026 - 20:47 WIB

Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun

28 April 2026 - 10:57 WIB

Kenali Ciri Rokok Ilegal, Satpol PP Pacitan Ajak Masyarakat Ikut Awasi Peredarannya

20 April 2026 - 07:05 WIB

Peredaran Rokok Ilegal di Pacitan Masih Masif, Distribusi Online Jadi Kendala

19 April 2026 - 20:55 WIB

Dinkes Pacitan Terima DBHCHT Rp8,7 Miliar pada 2026, Fokus Penguatan Layanan RSUD

19 April 2026 - 20:03 WIB

Trending di Gempur Rokok Ilegal