Menu

Mode Gelap
Kelompok Tani Pacitan Terima Bantuan Alsintan dari Kementan, DPRD Ingatkan Tak Disalahgunakan Ketua dan Pengurus KONI Pacitan Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, Usung Semangat “KONI Bisa, Pacitan Juara Jelang Ramadhan, Menara Mushola Al Iman di Sumberharjo Pacitan Justru Ambruk Usai Gempa 6,4 Wagub Jatim Emil Dardak Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Pacitan Terbaru, Belasan Rumah di Pacitan Rusak Terdampak Gempa M 6,4, Warga Trauma Cek Rp3 Miliar Hilang, Penahanan ditangguhkan, Tarman Jalani Wajib Lapor Didampingi Istri

Headline

Warga Pasang Banner Peringatan Kepada Pemilik Tuyul di Desa Jeruk, Pacitan

badge-check


 Warga Pasang Banner Peringatan Kepada Pemilik Tuyul di Desa Jeruk, Pacitan Perbesar

Pacitan – Di tengah era milenial, kepercayaan terhadap hal-hal mistis ternyata masih kental di beberapa wilayah, termasuk di Dusun Bendo, Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Pacitan. Fenomena ini mencuat ketika sebuah banner dengan tulisan **“Bagi Pemilik Thuyul Jangan Lagi Beraksi, Jika Tidak, Perbuatan Anda Ditanggung Sendiri”** terpasang jelas di wilayah tersebut.

 

Menurut Anggota Dewan Partai Demokrat, Bagus Surya Pratikna, warga Dusun Bendo mengeluhkan hilangnya uang secara misterius. Dugaan bahwa ada thuyul yang beraksi di desa ini membuat warga sampai memasang banner bernada ancaman tersebut.

 

 “Mungkin karena sudah kesal, ada warga yang sampai membuat peringatan lewat baliho,” ujar Bagus 

 

Sementara itu, Haris, Kepala Desa Jeruk, mengakui adanya pemasangan banner tersebut. Namun, ia sendiri meragukan bahwa warganya kehilangan uang karena ulah thuyul. 

 

“Saya belum percaya kalau kehilangan uang karena thuyul. Mungkin hanya karena teledor dalam menyimpan uang,” jelas Haris.

Baca juga: Krisis Air Bersih Meluas, 4330 KK Kekurangan Air Bersih

Di sisi lain, sebagian warga menduga ada pihak yang terlilit utang dan menggunakan alasan adanya thuyul untuk menutupi masalah finansial mereka. Situasi ini pun semakin ramai dibicarakan di kalangan masyarakat.

 

Kasus pemasangan banner ini juga mendapat perhatian dari seorang kiai setempat yang meminta aparat keamanan turun tangan. Dikhawatirkan, hal ini bisa memicu fitnah yang berujung pada masalah hukum. Selain itu, kiai tersebut juga mengingatkan agar masyarakat tidak terbiasa mengaitkan segala peristiwa dengan hal-hal mistis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua dan Pengurus KONI Pacitan Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, Usung Semangat “KONI Bisa, Pacitan Juara

8 Februari 2026 - 10:31 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

Mengusung Tema “Sluman Slumun Slamet”, Festival Rawat Jagat 4 Resmi Dibuka Wabup Pacitan

24 November 2025 - 20:35 WIB

Anggaran Rp 565 Miliar Digelontorkan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Pacitan Segera Dimulai

19 November 2025 - 19:53 WIB

Belajar Kepemimpinan Lewat Jejak Sejarah SBY, Peserta Bimteknas Demokrat Tour Museum di Pacitan

27 September 2025 - 17:16 WIB

Trending di Headline