Menu

Mode Gelap
Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari Adik Tewas Kecelakaan Karena dikejar Polisi, Akad Nikah di Ruang Jenazah RSUD Pacitan. Polisi Jadi Korban, Pemuda 22 Tahun Tersangka Bentrok Rontek Gugah Sahur di Pacitan Dikejar Polisi, Pemuda Asal Brebes Tewas Kecelakaan di Pacitan Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

Headline

Ronthek Nawangan Angkat Tradisi Bersih Kali, Pukau Ribuan Penonton

badge-check


 Ronthek Nawangan Angkat Tradisi Bersih Kali, Pukau Ribuan Penonton Perbesar

Pacitan – Lensa Pacitan Suasana malam pertama Festival Ronthek Pacitan 2025 mencapai puncaknya saat giliran Kecamatan Nawangan tampil di penghujung acara. Meski menjadi penampil terakhir, semangat para peserta tidak surut. Sebaliknya, mereka justru berhasil mencuri perhatian ribuan penonton yang memadati ruas jalan pusat kota Pacitan, Sabtu malam (5/7/2025).

Dengan koreografi yang dinamis, hentakan kentongan yang menggugah, dan harmoni musik tradisional yang membalut tarian penuh makna, Ronthek Nawangan menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama sumber air.

Mengusung tema “Sasi Longkang: Bersih Kali, Iman Kami”, kelompok ini mengangkat tradisi bersih-bersih Kali Pengason, sumber mata air utama di wilayah mereka. Tradisi yang digelar rutin setiap bulan Dzulkaidah itu bukan hanya soal kebersihan fisik, melainkan juga wujud rasa syukur dan keimanan masyarakat kepada Sang Pencipta.

“Ini adalah nilai-nilai yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat Nawangan. Gotong royong membersihkan sumber air bukan hanya tradisi, tapi juga simbol iman dan kepedulian terhadap alam,” ujar Camat Nawangan, Sukarwan, usai pertunjukan.

Ia menyebut penampilan tersebut merupakan hasil latihan panjang dan komitmen warga, terutama generasi muda, dalam menjaga budaya lokal. “Kami ingin tampil bukan hanya indah di mata, tapi juga menyentuh hati. Lewat ronthek ini, kami ingin menyuarakan pentingnya merawat air, merawat iman, dan merawat warisan budaya,” katanya.

Ronthek Nawangan menjadi salah satu peserta yang tampil dengan konsep kuat dan pesan sosial yang relevan. Banyak penonton memberikan apresiasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial, menyebut penampilan mereka sebagai salah satu yang paling berkesan di hari pertama festival.

Festival Ronthek Pacitan 2025 kembali membuktikan dirinya sebagai ruang kreasi budaya yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna. Tiap kecamatan tampil dengan ciri khasnya masing-masing, membawa serta nilai-nilai luhur dari tanah kelahiran, seperti yang ditunjukkan Nawangan malam itu — menyentuh, mendalam, dan menginspirasi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jembatan Harapan di Sungai Kalisat

6 Maret 2026 - 10:08 WIB

Ketua dan Pengurus KONI Pacitan Periode 2025–2029 Resmi Dilantik, Usung Semangat “KONI Bisa, Pacitan Juara

8 Februari 2026 - 10:31 WIB

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo

1 Januari 2026 - 19:36 WIB

Mengusung Tema “Sluman Slumun Slamet”, Festival Rawat Jagat 4 Resmi Dibuka Wabup Pacitan

24 November 2025 - 20:35 WIB

Anggaran Rp 565 Miliar Digelontorkan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Pacitan Segera Dimulai

19 November 2025 - 19:53 WIB

Trending di Headline