Menu

Mode Gelap
Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

Bencana Alam

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

badge-check


 Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Perbesar

Pacitan – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional Tahun 2026, kelompok masyarakat Dusun Kiteran, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan menggelar simulasi kecelakaan air (laka air) di kawasan wisata Watu Mejo Mangrove Park Minggu (26/4/2026).

Simulasi tersebut menggambarkan situasi aktivitas harian di tambak udang milik unit usaha kelompok masyarakat yang tengah ramai. Sejumlah pekerja tampak membersihkan kolam tambak, sementara pengunjung wisata juga memadati lokasi. Disaat bersamaan, sekelompok ibu-ibu yang sedang berolahraga pagi mendapati seorang pekerja tambak tercebur ke dalam kolam hingga tenggelam.

Kejadian itu sontak memicu kepanikan. Para ibu berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang tengah beraktivitas, seperti mencari rumput dan memancing, bergegas memberikan bantuan. Namun, karena keterbatasan kemampuan, upaya penyelamatan belum maksimal.

Dua orang anggota kelompok kemudian sigap mengambil pelampung dan ban untuk mengevakuasi korban. Setelah berhasil diangkat ke daratan, korban langsung mendapatkan penanganan awal.

Sejumlah pelajar yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) yang kebetulan sedang berlatih di kawasan wisata tersebut turut membantu proses pertolongan pertama.

Ketua kelompok masyarakat, Slamet Riyadi, mengatakan bahwa kegiatan simulasi ini rutin dilakukan sebagai bentuk edukasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana maupun kecelakaan kerja.

“Kegiatan simulasi ini terus kami lakukan untuk mengedukasi dan mengingatkan kelompok agar tidak lengah terhadap ancaman bencana maupun kecelakaan kerja,” ujarnya.

Selain simulasi, peserta juga mengikuti puncak peringatan HKB secara daring yang dipusatkan di Banda Aceh. Kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan secara serentak sebagai simbol kesiapsiagaan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Rumah Zakat melalui program Desa Tangguh Pesisir. Program tersebut menekankan pentingnya peningkatan mitigasi bencana, mengingat posisi geografis Dusun Kiteran yang berada di pesisir selatan Pacitan.

“Kami juga melibatkan remaja agar tumbuh jiwa sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” tambah Indar Siswoyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Camat Tulakan Imbau Warga Waspadai Longsor Akibat Hujan Deras

31 Juli 2025 - 21:07 WIB

Trending di Bencana Alam