Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Bencana Alam

Camat Tulakan Imbau Warga Waspadai Longsor Akibat Hujan Deras

badge-check


 Camat Tulakan Imbau Warga Waspadai Longsor Akibat Hujan Deras Perbesar

PACITAN – Lensa Pacitan, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tulakan dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran akan potensi terjadinya bencana tanah longsor. Camat Tulakan, Djoko Harijanto, mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba.

“Anomali cuaca berubah cepat, kami meminta seluruh masyarakat di Kecamatan Tulakan untuk lebih waspada terhadap potensi bencana tanah longsor,” ujar Djoko, Kamis (31/7/2025).

Ia menegaskan, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama bagi warga yang tinggal di daerah-daerah rawan longsor. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan segera melaporkan jika terjadi kejadian mencurigakan atau gejala longsor kepada aparat pemerintah terdekat.

“Waspada perlu, tetapi masyarakat harus tetap tenang dan melaporkan setiap peristiwa kepada aparatur pemerintahan terdekat,” jelas mantan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup itu.

Perubahan cuaca yang tak menentu ini disebut sebagai dampak dari anomali atmosfer. Berdasarkan prediksi, sejumlah wilayah di Pacitan, termasuk Tulakan, berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari rendah hingga tinggi.

Pemerintah Kecamatan Tulakan pun mengingatkan bahwa bencana bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal ruang dan waktu. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana alam.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

26 April 2026 - 21:21 WIB

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Trending di Bencana Alam