Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Feature

Punden Kaliuluh Pacitan: Situs Sejarah Soekarno dan Sunan Kalijaga yang Kini Jadi Wisata Sejarah

badge-check


 Punden Kaliuluh Pacitan: Situs Sejarah Soekarno dan Sunan Kalijaga yang Kini Jadi Wisata Sejarah Perbesar

Kebonagung – lensapacitan.com, Selain dikenal dengan keindahan pantai dan panoramanya, Pacitan juga memiliki nilai sejarah yang penting, salah satunya adalah Punden Kaliuluh, tempat Presiden pertama Indonesia, Soekarno, pernah singgah dan bersemedi sebelum Indonesia merdeka.

Punden Kaliuluh terletak di Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. Berdasarkan penuturan Kepala Desa Klesem, Mansuri, situs sejarah ini memiliki kaitan erat dengan masa perjuangan kemerdekaan. Konon, pada masa tersebut, Soekarno, yang masih menggunakan nama samaran Dollah atau Abdullah, datang ke lokasi ini untuk bersemedi. “Sejarah tentang Desa Klesem sangat erat kaitannya dengan situs sejarah Pok Punden, tempat para tokoh penting singgah, termasuk Presiden Soekarno,” ujar Mansuri (29/11/2024).

Punden Kaliuluh juga dikenal sebagai tempat bersemedi tokoh agama besar, seperti Kanjeng Sunan Kalijaga. Tidak jauh dari punden, terdapat sebuah batu yang diyakini sebagai tempat Sunan Kalijaga shalat, serta sebuah sumber mata air yang digunakan untuk berwudhu.

Masyarakat setempat meyakini bahwa Punden Kaliuluh menyimpan energi spiritual yang luar biasa, bahkan setelah Ndoro Den Ayu, seorang tokoh penting, kembali ke Keraton. Sumber mata air yang berada di antara Desa Sidomulyo dan Klesem kini direncanakan untuk dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat sekitar.

Sebagai upaya untuk melestarikan situs sejarah ini, Pemerintah Kabupaten Pacitan telah melakukan perbaikan dan renovasi pada Punden Kaliuluh. Punden yang kini dihiasi oleh pohon beringin besar itu dibangun secara permanen dan dilengkapi dengan pagar pembatas agar tidak dirusak. Pembenahan ini bertujuan menjadikan Punden Kaliuluh sebagai objek wisata sejarah yang dapat menarik minat wisatawan.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk melestarikan warisan sejarah dan budaya. Dengan adanya pembenahan, kami berharap Punden Kaliuluh bisa menjadi tempat wisata yang tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” jelas Udin Wahyudi, Plt. Camat Kebonagung.

Punden Kaliuluh kini tidak hanya menjadi situs sejarah yang penuh makna bagi warga Pacitan, tetapi juga sebagai destinasi wisata sejarah yang menarik bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih dalam perjuangan para tokoh besar Indonesia. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air

22 April 2026 - 20:57 WIB

Data Dibobol, Hidup Hancur, Jangan Terjebak Pinjaman Online Ilegal

4 Maret 2026 - 12:02 WIB

Safari Ramadhan di PLN Nusantara Power UP Pacitan, Dirut Tekankan Keandalan dan Integritas Kerja

4 Maret 2026 - 10:00 WIB

PLTA Pakisbaru Terbengkalai, DPRD Pacitan Dorong Difungsikan Kembali atau Dijadikan Wisata

2 Februari 2026 - 11:13 WIB

Kecamatan Ngadirojo Launching Minggu Sehat

11 Oktober 2025 - 19:19 WIB

Trending di Feature