Menu

Mode Gelap
Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

Ekonomi

Menteri Ekraf Dampingi Prabowo Sambut Presiden Macron di Borobudur

badge-check


 Menteri Ekraf Dampingi Prabowo Sambut Presiden Macron di Borobudur Perbesar

MAGELANG, – Dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya di Indonesia, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyempatkan diri mengunjungi Candi Borobudur, Kamis (29/5). Presiden Macron tiba sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan candi warisan dunia tersebut, didampingi langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kedatangan Macron disambut oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya. Kunjungan ini disebut sebagai momen bersejarah yang menandai semakin eratnya hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis, khususnya dalam bidang budaya dan ekonomi kreatif.

Presiden Prabowo dalam sambutannya mengungkapkan rasa hormat dan kebanggaannya dapat mendampingi pemimpin negara sahabat ke situs bersejarah kebanggaan bangsa. Ia optimistis kemitraan antara Indonesia dan Prancis akan semakin kokoh dan membuka ruang kolaborasi lintas sektor.

“Saya percaya bahwa kemitraan kita akan menjadi jembatan bagi budayawan, seniman, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat kedua negara untuk saling berkolaborasi,” ujar Prabowo.

Sementara itu, Menteri Teuku Riefky menilai kunjungan Presiden Macron ke Borobudur merupakan bentuk penghargaan terhadap karya agung peradaban Nusantara yang sarat nilai artistik dan spiritual.

“Kita patut bangga, ini adalah bentuk pengakuan atas kreativitas dan warisan leluhur bangsa kita. Borobudur bukan hanya situs sejarah, tetapi juga sumber inspirasi ekonomi kreatif masa kini,” ungkap Riefky.

Lebih lanjut, Menparekraf menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi kelanjutan dari keseriusan kedua negara dalam menjalin kemitraan strategis. Sehari sebelumnya, Indonesia dan Prancis telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di sektor ekonomi kreatif, mencakup subsektor game, film, animasi, fesyen, desain, dan kriya.

“Ini bukan hanya seremoni. Dari Istana, ke pertemuan dengan Menteri Rasyida Dati di kantor kami, hingga ke Borobudur hari ini semuanya menunjukkan komitmen konkret dan saling menguntungkan,” imbuh Riefky.

Usai mengunjungi Borobudur, rombongan Presiden Macron dijadwalkan langsung menuju Bandara Internasional Yogyakarta untuk melanjutkan lawatan ke negara tujuan berikutnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi