Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pariwisata

Pantai Ngiroboyo, Wisata ‘One Stop Tourism’ di Pacitan yang Mempesona

badge-check

Pantai Ngiroboyo, Wisata ‘One Stop Tourism’ di Pacitan yang Mempesona Perbesar

Pacitan – lensapacitan.com, Menyusun agenda liburan untuk akhir pekan sering kali menjadi hal yang cukup menantang. Namun, jika sedang bingung mencari destinasi wisata yang asyik dan menenangkan, Pantai Ngiroboyo di Pacitan bisa menjadi pilihan yang menarik. Terletak di Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, pantai ini menawarkan pengalaman wisata unik dengan konsep ‘One Stop Tourism’. Para wisatawan dapat menikmati keindahan pantai sekaligus susur sungai yang menenangkan. Cukup unik, bukan?

Pantai Ngiroboyo berada tak jauh dari Pantai Klayar yang lebih terkenal, sehingga wisatawan bisa mendapatkan dua pengalaman berbeda dalam satu kunjungan. Untuk mencapai pantai ini, pengunjung bisa mengambil rute dari Jalan Raya Pacitan-Solo via Kecamatan Punung. Tepat di pertigaan dekat Masjid Besar Punung, petunjuk jalan akan mengarahkan wisatawan ke Desa Sendang. Jalur pedesaan ini sedikit menantang, terutama bagi kendaraan roda empat, karena kondisi aspal yang sebagian rusak.

Meski demikian, pengunjung tetap bisa sampai dengan aman asalkan berhati-hati. Untuk wisatawan yang membawa kendaraan besar, pengelola menyediakan area parkir khusus di sekitar Kaliaren, dilengkapi dengan layanan shuttle menuju pantai.

Wildan Nur Swi Harmoko, pengelola Desa Wisata Sendang (Dewi Sendang), menjelaskan, “Kami sudah menyiapkan shuttle untuk mempermudah wisatawan menuju Pantai Ngiroboyo. Jadi, meski aksesnya agak sulit, wisatawan tidak perlu khawatir.”

Baca Juga: Wisata Pantai Pidakan, Destinasi Eksotis di Timur Pacitan Destinasi Nyaman Untuk Keluarga

Dari pusat kota Pacitan, jarak tempuh menuju Pantai Ngiroboyo sekitar 1 jam. Setibanya di pintu masuk, panorama Samudera Indonesia langsung menyapa dengan keindahan birunya laut. Area parkir sudah dilapisi paving, memudahkan pengunjung yang membawa kendaraan.

Selain itu, pepohonan Cemara Udang yang berjajar sepanjang pantai memberikan kesan teduh dan sejuk, meski cuaca saat itu panas. Pohon-pohon ini juga memiliki fungsi mitigasi bencana sebagai Sabuk Hijau yang dapat mengurangi dampak gempa tsunami.

Di samping keindahan alam, kuliner di Pantai Ngiroboyo juga patut dicoba. Puluhan kios makanan dan minuman berjajar mulai dari area parkir hingga ke dekat muara sungai. Wisatawan dapat menikmati berbagai pilihan menu dengan harga yang terjangkau.

“Seneng banget di sini. Nggak terlalu ramai, jadi bisa dapat ketenangan,” ujar Nanda, seorang wisatawan asal Boyolali, Jawa Tengah, saat ditemui di lokasi. Nanda mengaku senang bisa bermain di bibir pantai yang kala itu ombaknya cukup bersahabat.

Hal serupa dirasakan oleh Dedy, wisatawan lain yang duduk santai bersama istrinya menikmati kelapa muda. Sambil mengawasi anaknya yang bermain di pinggir muara, Dedy berharap akses jalan menuju pantai dapat diperbaiki untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. “Fasilitasnya sudah bagus, cuma akses jalan saja yang perlu diperbaiki agar lebih nyaman,” tuturnya.

Selain menikmati pemandangan pantai, Pantai Ngiroboyo juga menawarkan sensasi susur sungai di Sungai Maron yang disebut sebagai “Amazon-nya Indonesia.” Wisatawan dapat menyewa perahu berkapasitas empat orang untuk menelusuri sungai sepanjang 4 kilometer pulang pergi, dengan tarif Rp 100 ribu. Pengalaman ini tentunya sayang untuk dilewatkan.

Dengan tiket masuk yang hanya Rp 10 ribu per orang, serta gratis untuk anak-anak di bawah usia 6 tahun, Pantai Ngiroboyo menawarkan pengalaman wisata yang lengkap dan ramah di kantong. Jadi, tunggu apa lagi? Masukkan Pantai Ngiroboyo dalam daftar destinasi wisata Anda berikutnya dan jadilah saksi keindahan surga tersembunyi di Pacitan. (not/adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Malam Puncak Festival Film Horor 2026 di Pacitan Sukses Digelar: Rayakan Apresiasi Sineas dan Perluasan Ekosistem Layar Nasional

21 Okt 2026 - 09:21 WIB

Malam Puncak Festival Film Horor 2026 di Pacitan Sukses Digelar: Rayakan Apresiasi Sineas dan Perluasan Ekosistem Layar Nasional

Target PAD Pariwisata Pacitan Naik Rp1 Miliar, Sewa Lahan Camping Mulai Dipungut

16 Okt 2026 - 11:10 WIB

Target PAD Pariwisata Pacitan Naik Rp1 Miliar, Sewa Lahan Camping Mulai Dipungut

AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi

11 Jul 2026 - 15:41 WIB

AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi

OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka

29 Apr 2026 - 10:41 WIB

OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka

Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo

24 Apr 2026 - 20:18 WIB

Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo
Trending di Pariwisata