Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Kesehatan

Dinas Kesehatan Pacitan Gelar Rakorkesmas, Fokus pada Integrasi Layanan Kesehatan Primer

badge-check


 Dinas Kesehatan Pacitan Gelar Rakorkesmas, Fokus pada Integrasi Layanan Kesehatan Primer Perbesar

Pacitan – lensapacitan.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Masyarakat (Rakorkesmas) pada Selasa (05/11/2024). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan amanah Kementerian Kesehatan dalam mengimplementasikan Transformasi Layanan Kesehatan Primer guna mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045.

Rakorkesmas dibuka oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kemal Pandu Pratikna, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program-program kesehatan di Pacitan.

“Tanpa dukungan semua pihak, terutama lintas sektor, program-program kesehatan tidak akan dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat,” ujar Kemal.

Baca Juga: Alokasi DBHCHT Pacitan 2024 Turun Signifikan, Pemkab Fokus pada Kesejahteraan dan Kesehatan

Dalam arahannya, Kemal Pandu menyoroti tiga prioritas utama yang menjadi fokus pelaksanaan program kesehatan, yaitu penurunan angka kematian ibu, penurunan angka kematian bayi, dan penurunan prevalensi stunting. Ia menyebutkan, ketiga hal ini dapat tercapai melalui integrasi layanan kesehatan primer yang efektif dan koordinasi berkelanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menambahkan bahwa transformasi layanan kesehatan primer akan dilakukan di seluruh 24 Puskesmas di Pacitan, mulai dari Puskesmas, Pustu, hingga Posyandu.

“Peran serta seluruh pihak, mulai dari desa hingga kabupaten, sangat diperlukan untuk keberhasilan program ini,” ujar dr. Daru.

Rakorkesmas ini turut dihadiri oleh narasumber dari berbagai instansi, seperti Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Bappeda Litbang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Pendidikan. Para peserta, yang terdiri dari Kepala Puskesmas beserta jajaran, camat, dan perwakilan lintas sektor, aktif dalam mengikuti sesi diskusi serta pemaparan yang disampaikan.

Melalui Rakorkesmas ini, diharapkan tercipta kolaborasi erat antarinstansi dalam mendukung program kesehatan di Kabupaten Pacitan, terutama yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak serta penanganan stunting. (not)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati HLUN dan Bulan E-TIBI Plus, Pemkab Pacitan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC

11 Juni 2026 - 09:07 WIB

Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas

11 Februari 2026 - 11:38 WIB

Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik

8 Januari 2026 - 22:09 WIB

Kasus Flu Singapura Meningkat, 15 Balita di Pacitan Terinfeksi: Dinkes Minta Orang Tua Perketat Kebersihan Dan Kewaspadaan 

11 Desember 2025 - 14:06 WIB

Molamil Papa”, Inovasi Jemput Bola Nakes untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil di Daerah Terpencil

5 November 2025 - 09:14 WIB

Trending di Kesehatan