Menu

Mode Gelap
Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

Kesehatan

Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik

badge-check


 Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik Perbesar

LENSA PACITAN  – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu di wilayah setempat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pacitan, Nur Farida, mengatakan hasil surveilans menunjukkan Pacitan masih nihil kasus.

“Belum ada laporan kasus super flu di Pacitan,” ujar Nur Farida, Kamis (8/1/2026).

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada tanpa perlu panik. Menurutnya, istilah super flu tidak serta-merta berarti virus lebih mematikan, melainkan menunjukkan adanya perubahan genetik virus yang terus dipantau.

Dinkes Pacitan mengingatkan masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan masker saat sakit, etika batuk, serta mempertimbangkan vaksin influenza sebagai langkah pencegahan.

“Edukasi etika batuk, penggunaan masker, cuci tangan, serta anjuran vaksin influenza terus kami sampaikan kepada masyarakat,” katanya

Farida menambahkan, gejala influenza A subclade K cenderung lebih berat dibanding flu biasa, seperti demam tinggi diatas 39 derajat Celcius dan rasa lemas ekstrem. Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Komplikasi seperti pneumonia atau infeksi saluran pernapasan akut berat bisa berbahaya jika tidak segera ditangani,”pungkasnya (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Flu Singapura Meningkat, 15 Balita di Pacitan Terinfeksi: Dinkes Minta Orang Tua Perketat Kebersihan Dan Kewaspadaan 

11 Desember 2025 - 14:06 WIB

Molamil Papa”, Inovasi Jemput Bola Nakes untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil di Daerah Terpencil

5 November 2025 - 09:14 WIB

Agar Aman dan Sehat, Penjamah Makanan MBG di Pacitan Dapat Pembekalan Higiene Sanitasi

26 Oktober 2025 - 19:37 WIB

Jaga Kualitas Makan Bergizi Gratis, BGN Gelar Bimtek Penjamah Makanan di Pacitan

25 Oktober 2025 - 16:48 WIB

Program STBM di Desa Tegalombo Pacitan Capai 75 Persen, Target Rampung 2026

22 September 2025 - 11:21 WIB

Trending di Kesehatan