Menu

Mode Gelap
Bhayangkara SKP Pacitan Juara Kejuaraan Bola Voli U-17 Antar Klub 2026 Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun

Pendidikan

Bangunan Rusak Parah, SDN 2 Ketro Harjo Pacitan Butuh Perbaikan Mendesak

badge-check


 Bangunan Rusak Parah, SDN 2 Ketro Harjo Pacitan Butuh Perbaikan Mendesak Perbesar

Pacitan – Kondisi memprihatinkan dialami SDN 2 Ketro Harjo, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan. Bangunan sekolah yang sudah termakan usia kini mengalami kerusakan parah di berbagai bagian, mulai dari jendela, pintu, hingga plafon yang lapuk dan rawan ambruk. Situasi ini tak hanya mengganggu proses belajar mengajar, tetapi juga membahayakan keselamatan siswa.

Kepala SDN 2 Ketro Harjo, Sukardi, mengungkapkan bahwa lebih dari 50 persen bangunan sekolah rusak, terutama di ruang kelas 1, 2, dan 3, serta ruang perpustakaan. “Sejumlah pintu dan atap sekolah kondisinya sangat rawan ambruk, apalagi saat musim hujan. Kami sangat khawatir, namun proses belajar mengajar tetap berjalan,” ujarnya, Senin (19/5/2025).

Tak hanya bangunan, fasilitas penunjang pembelajaran seperti meja dan kursi siswa juga banyak yang sudah lapuk dan rusak. Hal ini semakin memperparah kondisi dan meningkatkan risiko kecelakaan di lingkungan sekolah.

Menurutnya sekolah yang berada di perbatasan Kabupaten Ponorogo itu terakhir kali mendapat perbaikan pada tahun 2017 lalu, dan hanya mencakup tiga ruang kelas. Sejak saat itu, pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan ke Dinas Pendidikan, namun belum mendapat tanggapan nyata.

 

“Kita sudah sering mengusulkan agar SDN 2 Ketro Harjo dilakukan perbaikan, tapi belum ada tindak lanjut, padahal kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan,” tambahnya.

 

Meski dalam kondisi serba terbatas, proses belajar mengajar tetap berlangsung. Para guru hanya bisa menghimbau siswa untuk menghindari bagian-bagian bangunan yang dianggap rawan. “Jangan sampai ada korban. Keselamatan siswa adalah prioritas,” tegas Sukardi.

 

Saat ini, SDN 2 Ketro Harjo memiliki 85 siswa dan 9 guru, yang terdiri dari 2 guru PNS, 4 guru P3K, dan 3 guru tidak tetap (GTT). Pihak sekolah berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan demi keselamatan dan kenyamanan seluruh warga sekolah.(not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan

18 Mei 2026 - 17:45 WIB

OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka

29 April 2026 - 10:41 WIB

Poster Lomba Bercerita Untuk Bumi Kita di Museum & Galeri SBY ANI

Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

26 April 2026 - 21:36 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Dimulai, Target Rampung Agustus 2026

13 Januari 2026 - 12:50 WIB

Transmisi Spensajos, Inovasi SMPN 1 Arjosari Pacitan Akses Informasi Sekolah Lewat WhatsApp

28 Desember 2025 - 04:51 WIB

Trending di Pendidikan