Menu

Mode Gelap
Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

Kesehatan

Dinas Kesehatan Pacitan Gelar Rakorkesmas, Fokus pada Integrasi Layanan Kesehatan Primer

badge-check


 Dinas Kesehatan Pacitan Gelar Rakorkesmas, Fokus pada Integrasi Layanan Kesehatan Primer Perbesar

Pacitan – lensapacitan.com, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan menggelar Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan Masyarakat (Rakorkesmas) pada Selasa (05/11/2024). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan amanah Kementerian Kesehatan dalam mengimplementasikan Transformasi Layanan Kesehatan Primer guna mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045.

Rakorkesmas dibuka oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kemal Pandu Pratikna, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program-program kesehatan di Pacitan.

“Tanpa dukungan semua pihak, terutama lintas sektor, program-program kesehatan tidak akan dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat,” ujar Kemal.

Baca Juga: Alokasi DBHCHT Pacitan 2024 Turun Signifikan, Pemkab Fokus pada Kesejahteraan dan Kesehatan

Dalam arahannya, Kemal Pandu menyoroti tiga prioritas utama yang menjadi fokus pelaksanaan program kesehatan, yaitu penurunan angka kematian ibu, penurunan angka kematian bayi, dan penurunan prevalensi stunting. Ia menyebutkan, ketiga hal ini dapat tercapai melalui integrasi layanan kesehatan primer yang efektif dan koordinasi berkelanjutan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, menambahkan bahwa transformasi layanan kesehatan primer akan dilakukan di seluruh 24 Puskesmas di Pacitan, mulai dari Puskesmas, Pustu, hingga Posyandu.

“Peran serta seluruh pihak, mulai dari desa hingga kabupaten, sangat diperlukan untuk keberhasilan program ini,” ujar dr. Daru.

Rakorkesmas ini turut dihadiri oleh narasumber dari berbagai instansi, seperti Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Bappeda Litbang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Pendidikan. Para peserta, yang terdiri dari Kepala Puskesmas beserta jajaran, camat, dan perwakilan lintas sektor, aktif dalam mengikuti sesi diskusi serta pemaparan yang disampaikan.

Melalui Rakorkesmas ini, diharapkan tercipta kolaborasi erat antarinstansi dalam mendukung program kesehatan di Kabupaten Pacitan, terutama yang berfokus pada kesehatan ibu dan anak serta penanganan stunting. (not)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik

8 Januari 2026 - 22:09 WIB

Kasus Flu Singapura Meningkat, 15 Balita di Pacitan Terinfeksi: Dinkes Minta Orang Tua Perketat Kebersihan Dan Kewaspadaan 

11 Desember 2025 - 14:06 WIB

Molamil Papa”, Inovasi Jemput Bola Nakes untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil di Daerah Terpencil

5 November 2025 - 09:14 WIB

Agar Aman dan Sehat, Penjamah Makanan MBG di Pacitan Dapat Pembekalan Higiene Sanitasi

26 Oktober 2025 - 19:37 WIB

Jaga Kualitas Makan Bergizi Gratis, BGN Gelar Bimtek Penjamah Makanan di Pacitan

25 Oktober 2025 - 16:48 WIB

Trending di Kesehatan