Menu

Mode Gelap
Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

Gempur Rokok Ilegal

Buruh Tani Tembakau di Pacitan Terima Manfaat DBHCHT, Senang Dapat Perhatian dari Pemerintah

badge-check


 Buruh Tani Tembakau di Pacitan Terima Manfaat DBHCHT, Senang Dapat Perhatian dari Pemerintah Perbesar

Tulakan, lensapacitan.com, Para buruh tani tembakau di Pacitan menyambut kebahagiaan atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah setempat melalui program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024. Selain menjamin pekerjaan yang pasti, mereka menerima beragam manfaat, mulai dari jaminan perlindungan, pelatihan hingga bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan selama beberapa bulan.

Salah seorang penerima manfaat, Jumani (52), warga Wonoanti, Kecamatan Tulakan, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Menurutnya, pekerjaan sebagai buruh tani tembakau telah menjadi sumber penghasilan utama, dan ia bersyukur atas berbagai fasilitas yang diperolehnya dari pemerintah. “Kemarin ikut pelatihan untuk menambah pengetahuan cara bertani tembakau yang benar,” ujar Jumani.

Selain itu, Jumani juga mengakui manfaat BLT DBHCHT yang diterimanya. “Ya lumayan, bantuannya sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan pokok,” tambahnya.

Tak hanya menerima manfaat, para buruh tani tembakau juga mendukung penuh pemberantasan rokok ilegal. Juman mengajak masyarakat untuk ikut serta aktif dalam upaya tersebut, dengan keyakinan bahwa pemberantasan rokok ilegal akan mendatangkan manfaat besar bagi buruh tani, pemerintah, hingga pengusaha.

Pentingnya menjaga keutuhan DBHCHT ini turut dirasakan oleh banyak buruh tani di Pacitan, mengingat efek ganda program tersebut terhadap kesejahteraan masyarakat kecil. Program ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran bersama dalam menghindari peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara dan rakyat.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DBHCHT Pacitan Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan, Dinkes Salurkan Rp 10,28 Miliar untuk Obat dan Renovasi Faskes

24 Oktober 2025 - 09:02 WIB

Dinyatakan Aman dari Rokok Ilegal, Kecamatan Ngadirojo Tetap Perkuat Edukasi dan Pengawasan

30 September 2025 - 18:30 WIB

Ratusan Buruh Tani Tembakau di Bandar Terima BLT DBHCHT Tahun 2025

15 September 2025 - 13:42 WIB

Camat Nawangan Ajak Warga Perangi Rokok Ilegal di Wilayah Perbatasan

22 Agustus 2025 - 13:08 WIB

Wilayah Perbatasan Pacitan Jadi Pintu Masuk Rokok Ilegal, Camat Sudimoro Ingatkan Masyarakat

22 Agustus 2025 - 12:01 WIB

Trending di Gempur Rokok Ilegal