Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Bencana Alam

Waspada Megathrust, BMKG Siapkan 8 Unit Detektor Gerakan Tanah di Pacitan

badge-check


 Waspada Megathrust, BMKG Siapkan 8 Unit Detektor Gerakan Tanah di Pacitan Perbesar

Pacitan – Isu megathrust dan potensi tsunami terus menghantui wilayah Pacitan, mendorong pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam di daerah selatan Jawa. Dalam menghadapi risiko ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berencana memasang delapan unit alat deteksi gerakan tanah di sepanjang jalur Sesar Grindulu.

 

“Kami akan memasang delapan unit detektor gerakan tanah untuk memantau aktivitas Sesar Grindulu,” ujar Kepala Stasiun Geofisika BMKG Sawahan, Nganjuk, Sumber Harto, saat acara *Njagong* bersama relawan kebencanaan di Gedung Grahatama Jaladri UPT PPP Tamperan, Minggu (22/9).

 

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami, mengingat Pacitan termasuk kawasan berisiko tinggi. Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, mengingatkan bahwa kebencanaan adalah tanggung jawab bersama. “Kami berharap potensi bencana ini tidak menjadi kenyataan. Namun, kesiapsiagaan tetap diperlukan mengingat Pacitan rentan terhadap bencana seperti banjir, tanah longsor, abrasi, kebakaran, kekeringan, gempa bumi, dan tsunami,” ujar Mas Aji.

 

Berdasarkan kajian BMKG, jalur Sesar Grindulu melintasi lima kecamatan di Pacitan, yaitu Kecamatan Bandar, Nawangan, Punung, Arjosari, dan Donorojo. Dengan lokasinya yang berhadapan langsung dengan zona Megathrust, wilayah ini memerlukan perhatian khusus terhadap mitigasi bencana. “Mitigasi yang tepat akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu waspada,” pungkas Bupati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

26 April 2026 - 21:21 WIB

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Trending di Bencana Alam