Menu

Mode Gelap
Data Dibobol, Hidup Hancur, Jangan Terjebak Pinjaman Online Ilegal Safari Ramadhan di PLN Nusantara Power UP Pacitan, Dirut Tekankan Keandalan dan Integritas Kerja Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr

Peternakan

Peternak Tulakan Ketakutan, Ratusan Sapi Dijual Paksa setelah 15 Sapi Mati Mendadak

badge-check


 Peternak Tulakan Ketakutan, Ratusan Sapi Dijual Paksa setelah 15 Sapi Mati Mendadak Perbesar

Tulakan – lensapacitan.com, Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi di Desa Jetak, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, membuat para peternak resah. Kekhawatiran atas penyebaran wabah tersebut memaksa mereka menjual sapi, baik yang sehat maupun yang sudah sakit.

Langkah ini dilakukan karena para peternak takut sapi mereka mati sia-sia seperti 15 ekor sapi di Desa Jetak yang sebelumnya dikubur akibat terjangkit PMK. Namun, penjualan dilakukan dengan harga jauh di bawah standar pasar.

“Pembeli menawar berapa langsung saya kasih. Tidak bisa apa-apa, daripada mati sia-sia,” ujar Suwarto, salah seorang peternak di Jetak.

Menurutnya, harga jual sapi turun drastis, mencapai selisih 5 hingga 15 juta rupiah dari harga normal. Situasi ini semakin menyulitkan peternak yang menggantungkan hidupnya pada ternak sapi.

Berdasarkan data pemerintah Desa Jetak, sebanyak 15 sapi telah mati dan dikubur, 25 sapi dijual dalam kondisi sakit, sementara ratusan lainnya juga dilepas karena kekhawatiran akan penularan.

“Yang mati dikubur 15 ekor, sebagian dijual karena sakit, dan ada juga yang disembelih paksa,” ungkap Danang Hermanto, Kepala Urusan Pemerintahan Desa Jetak.

Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan mencatat total kasus PMK di wilayah tersebut mencapai 1.050 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 817 sapi masih sakit, 100 ekor mati, 63 dipotong paksa, dan 70 berhasil sembuh. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus PMK Masih Ditemukan, Dinas Pastikan Tak Ada Lonjakan

10 Januari 2026 - 19:34 WIB

Pedet Berkaki Enam Lahir di Pringkuku, Pacitan, Bikin Heboh Warga

25 Oktober 2025 - 06:23 WIB

Desa Jeruk Siap Jadi Kawasan Pengembangan Peternakan Domba Unggulan di Pacitan

6 Agustus 2025 - 13:47 WIB

Vaksinasi PMK di Desa Gondosari, Punung Upaya Mencegah Penyebaran yang Meluas

31 Januari 2025 - 18:46 WIB

Vaksinasi PMK Gencar Dilakukan di Kecamatan Pringkuku, Pacitan

28 Januari 2025 - 14:33 WIB

Trending di Peternakan