Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Pariwisata

Launching Blue Carbon Warriors, Rumah Zakat Perkuat Ekosistem Mangrove di Pacitan

badge-check


 Launching Blue Carbon Warriors, Rumah Zakat Perkuat Ekosistem Mangrove di Pacitan Perbesar

PACITAN – Rumah Zakat meluncurkan program Blue Carbon Warriors di Desa Wisata Tangguh Pesisir Watu Mejo Mangrove Park, Dusun Kiteran, Desa Kembang, Pacitan 30/9/2024). Acara ini dihadiri oleh Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda, serta perwakilan dari berbagai unsur, seperti pemerintah Kabupaten Pacitan, BPBD, relawan kebencanaan, serta siswa dari berbagai sekolah.

 

Dalam sambutannya, Murni menyampaikan pentingnya ekosistem mangrove sebagai penyerap karbon dioksida yang efektif. Program ini, kata dia, merupakan bentuk kolaborasi pentahelix, melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah, pelaku usaha, media, akademisi, serta masyarakat setempat.

 

 “Kita bersama-sama membangun, dan diharapkan program Blue Carbon Warrior ini dapat terus berjalan dan mendukung sistem yang ada di Pacitan, terutama di Watu Mejo Mangrove Park,” ujarnya.

 

Launching Blue Carbon Warrior ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rumah Zakat, yang didampingi oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Pacitan, Bambang Marhaendrawan. Setelahnya, acara dilanjutkan dengan panen udang vaname di tambak yang dikelola oleh Kelompok Jangkar Segoro Kidul, hasil binaan Rumah Zakat dan didukung oleh ZIS Indosat.

 

Kelompok Jangkar Segoro Kidul, yang awalnya hanya beranggotakan 10 orang, kini telah berkembang menjadi 60 anggota. Selain tambak udang, kelompok ini juga aktif mengembangkan pembibitan mangrove di kawasan pesisir.

 

Murni menjelaskan bahwa program Blue Carbon Warrior di Pacitan merupakan bagian dari gerakan kolaboratif di tiga titik utama di Indonesia, yakni di Sumatera Barat, Marunda, dan Pacitan. 

 

“Yang spesial dari Pacitan, kami membangun Desa Tangguh Pesisir sejak 2019 dan terus bertumbuh dengan keterlibatan pemangku kepentingan dan masyarakat setempat. Ekowisata berbasis mangrove ini menjadi salah satu kunci ketahanan desa pesisir,” tambahnya.

 

Acara diakhiri dengan penanaman bibit mangrove di muara Pantai Pancer, serta kunjungan ke jembatan mangrove yang baru saja rampung dibangun, sebagai simbol semangat kebersamaan dalam menjaga ekosistem pesisir Pacitan.

 

Program ini menjadi langkah nyata dalam upaya mitigasi perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir melalui ekowisata dan tambak udang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka

29 April 2026 - 10:41 WIB

Poster Lomba Bercerita Untuk Bumi Kita di Museum & Galeri SBY ANI

Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo

24 April 2026 - 20:18 WIB

Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr

9 Februari 2026 - 20:15 WIB

Wabup Gagarin Bersama Awak. Media dan TNI Polri membersihkan sampah

Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

15 Januari 2026 - 11:10 WIB

Gotong Royong Nelayan Pacitan Pertahankan Tradisi Tangkap Ikan Eretan

10 Januari 2026 - 19:42 WIB

Trending di Pariwisata