Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Pariwisata

Embung Tremas Diresmikan, Pacitan Punya Destinasi Ekowisata Baru dan Solusi Sampah Organik

badge-check


 Embung Tremas Diresmikan, Pacitan Punya Destinasi Ekowisata Baru dan Solusi Sampah Organik Perbesar

Pacitan – Desa Tremas, Kecamatan Arjosari, kini memiliki destinasi ekowisata baru setelah peresmian Embung Tremas pada Rabu (3/9/2025). Fasilitas konservasi air ini dibangun untuk memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi kelangkaan air sekaligus mendukung sektor pertanian.

Embung Tremas dirancang menjadi sumber pasokan irigasi yang lebih stabil, sehingga produktivitas pertanian warga bisa meningkat. Selain itu, embung ini juga diproyeksikan menjadi penyangga lingkungan yang bermanfaat bagi pengendalian dampak perubahan iklim.

“Air adalah fondasi kehidupan. Embung ini menjadi landasan bagi pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat Tremas,” kata Pratomo, Direktur Eksekutif Yayasan Obor Tani.

Sejalan dengan itu, warga Tremas juga mendapat dukungan program pengelolaan sampah organik. Melalui teknologi sederhana, sampah rumah tangga diubah menjadi pakan ternak dan pupuk organik. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga.

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji yang hadir dalam peresmian itu, menilai dua inisiatif ini bisa menjadi katalis bagi pengembangan wisata lokal. “Embung dan sistem pengelolaan sampah organik bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga peluang ekonomi baru. Potensi Tremas ke depan bisa berkembang sebagai destinasi agrowisata maupun ekowisata,” ujarnya.

Dengan peresmian Embung Tremas dan pengelolaan sampah organik, masyarakat setempat diharapkan tidak hanya lebih tangguh menghadapi tantangan lingkungan, tetapi juga mampu memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

Camat Arjosari, Didik Darmawan, menyambut baik peresmian embung tersebut. Ia berharap keberadaan embung dan program pendukungnya bisa memberikan manfaat nyata bagi warga. Sekaligus bisa dikembangkan menjadi paket wisata religi dengan pondok pesantren Tremas,

“Embung Tremas ini bukan hanya bermanfaat untuk ketersediaan air, tetapi juga bisa menjadi tujuan ekowisata. Harapan kami, wisatawan yang datang ke sini akan berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar dan bisa menjadi paket wisata religi ketika berkunjung ke Ponpes Tremas,” ujar Didik. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka

29 April 2026 - 10:41 WIB

Poster Lomba Bercerita Untuk Bumi Kita di Museum & Galeri SBY ANI

Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo

24 April 2026 - 20:18 WIB

Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr

9 Februari 2026 - 20:15 WIB

Wabup Gagarin Bersama Awak. Media dan TNI Polri membersihkan sampah

Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

15 Januari 2026 - 11:10 WIB

Gotong Royong Nelayan Pacitan Pertahankan Tradisi Tangkap Ikan Eretan

10 Januari 2026 - 19:42 WIB

Trending di Pariwisata