Menu

Mode Gelap
Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Dimulai, Target Rampung Agustus 2026 Sepanjang 2025, BPBD Pacitan Catat 1.135 Kejadian Gempa di Pacitan Bendahara Desa Klesem Diduga Gelapkan Dana Desa, Kabur Bawa Laptop dan Berkas Penting Dilaporkan Hilang, Parwati Warga Jetak, Pacitan Ditemukan di Sleman Gotong Royong Nelayan Pacitan Pertahankan Tradisi Tangkap Ikan Eretan Kasus PMK Masih Ditemukan, Dinas Pastikan Tak Ada Lonjakan

Pemerintahan

Desa Ngumbul dan Wonosidi Didorong Capai Target STBM 5 Pilar di Pacitan

badge-check


 Desa Ngumbul dan Wonosidi Didorong Capai Target STBM 5 Pilar di Pacitan Perbesar

Tulakan – lensapacitan.com, Upaya pemerintah untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi masyarakat di Kabupaten Pacitan melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 pilar terus berlanjut. Kali ini, Desa Ngumbul, Kecamatan Tulakan, menjadi salah satu desa yang dinilai dalam program STBM tingkat kabupaten.

Camat Tulakan, Joko Harijanto, menyatakan bahwa penilaian STBM di tingkat kabupaten mencakup berbagai tahapan, mulai dari persiapan, pengumpulan data dan informasi, rekapitulasi data, hingga review hasil verifikasi dan pleno hasil verifikasi.

“Informasi yang kami terima, Desa Ngumbul sebagai desa STBM 5 pilar mencapai 75 persen, dengan beberapa catatan yang perlu ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Selain Desa Ngumbul, Desa Wonosidi di Kecamatan Tulakan juga menjadi lokasi verifikasi lapangan untuk program STBM 5 pilar. Joko menambahkan, Desa Wonosidi telah memenuhi seluruh indikator 5 pilar STBM.

“Untuk Desa Wonosidi, verifikasi sudah selesai dan desa ini dinyatakan sebagai desa STBM 5 pilar 100 persen, meskipun ada beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti oleh desa,” jelas Joko, yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga: Pelayanan Adminduk di Tegalombo Kini Lebih Mudah dan Dekat dengan Masyarakat

Penilaian STBM dilakukan berdasarkan lima pilar, yang meliputi: stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengolahan air minum dan makanan dengan benar, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan.

Program STBM yang berlangsung secara berjenjang dari tingkat desa hingga nasional ini bertujuan untuk menurunkan angka penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya. Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bendahara Desa Klesem Diduga Gelapkan Dana Desa, Kabur Bawa Laptop dan Berkas Penting

13 Januari 2026 - 12:12 WIB

ADD Desa di Pacitan Turun Rp4 Miliar, Pemdes Diminta Berhemat

7 Januari 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya

1 Januari 2026 - 19:44 WIB

Kasus Korupsi Dana Desa di Pacitan Mengemuka, Polres Pacitan Akan Buka Bukaan Di Februari 2026

30 Desember 2025 - 20:36 WIB

Siap-siap Rumah Penerima Bansos Akan Ditempel Stiker Warga Miskin

25 Desember 2025 - 19:39 WIB

Trending di Pemerintahan