Menu

Mode Gelap
Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr Napaktilas PLTU Pacitan, SBY Tegaskan Pentingnya Ketahanan Energi Nasional PCNU Pacitan Gandeng RSU Medical Mandiri Gelar Pengobatan Gratis di Harlah NU

Pemerintahan

Desa Ngumbul dan Wonosidi Didorong Capai Target STBM 5 Pilar di Pacitan

badge-check


 Desa Ngumbul dan Wonosidi Didorong Capai Target STBM 5 Pilar di Pacitan Perbesar

Tulakan – lensapacitan.com, Upaya pemerintah untuk mengubah perilaku higiene dan sanitasi masyarakat di Kabupaten Pacitan melalui program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 pilar terus berlanjut. Kali ini, Desa Ngumbul, Kecamatan Tulakan, menjadi salah satu desa yang dinilai dalam program STBM tingkat kabupaten.

Camat Tulakan, Joko Harijanto, menyatakan bahwa penilaian STBM di tingkat kabupaten mencakup berbagai tahapan, mulai dari persiapan, pengumpulan data dan informasi, rekapitulasi data, hingga review hasil verifikasi dan pleno hasil verifikasi.

“Informasi yang kami terima, Desa Ngumbul sebagai desa STBM 5 pilar mencapai 75 persen, dengan beberapa catatan yang perlu ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Selain Desa Ngumbul, Desa Wonosidi di Kecamatan Tulakan juga menjadi lokasi verifikasi lapangan untuk program STBM 5 pilar. Joko menambahkan, Desa Wonosidi telah memenuhi seluruh indikator 5 pilar STBM.

“Untuk Desa Wonosidi, verifikasi sudah selesai dan desa ini dinyatakan sebagai desa STBM 5 pilar 100 persen, meskipun ada beberapa catatan yang harus ditindaklanjuti oleh desa,” jelas Joko, yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga: Pelayanan Adminduk di Tegalombo Kini Lebih Mudah dan Dekat dengan Masyarakat

Penilaian STBM dilakukan berdasarkan lima pilar, yang meliputi: stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengolahan air minum dan makanan dengan benar, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan.

Program STBM yang berlangsung secara berjenjang dari tingkat desa hingga nasional ini bertujuan untuk menurunkan angka penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya. Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat di masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karier Bendahara Desa Klesem Terancam, Diduga Selewengkan Anggaran Desa

4 Februari 2026 - 20:22 WIB

Inspektorat Pacitan Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Desa Klesem

14 Januari 2026 - 22:06 WIB

Bendahara Desa Klesem Diduga Gelapkan Dana Desa, Kabur Bawa Laptop dan Berkas Penting

13 Januari 2026 - 12:12 WIB

ADD Desa di Pacitan Turun Rp4 Miliar, Pemdes Diminta Berhemat

7 Januari 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya

1 Januari 2026 - 19:44 WIB

Trending di Pemerintahan