Menu

Mode Gelap
Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Tumbang Hambat Lalu Lintas Pacitan–Ponorogo Kasus Korupsi Dana Desa di Pacitan Mengemuka, Polres Pacitan Akan Buka Bukaan Di Februari 2026 Gudang Serbuk Kayu di Pabrik Kayu Lapis Donorojo Pacitan Terbakar Fokus Lihat Google Maps, Kofifah Tabrak Innova di Perempatan Plelen Pacitan Kasus Kriminalitas di Pacitan Turun pada 2025, Namun Sejumlah Kasus Besar Sempat Menghebohkan

Kesehatan

Bersama Sato, dr Koen Dukung Pacitan Capai 5 Pilar STBM

badge-check

 

PACITAN, lensapacitan.com – Hari Kesehatan Nasional menjadi momentum pemerintah Kabupaten Pacitan meningkatkan budaya 5 Pilar STBM ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

 

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan Ratna Susi Rahayu mengajak masyarakat untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya menggunakan Jamban Hemat Air.

 

Kehadiran jamban, toilet, dan sanitasi layak penting untuk mencegah praktik BAB sembarangan dan menjaga kesehatan masyarakat.

“Dinkes sudah bekerjasama dengan SATO ini sejak dicanangkan program STBM lima pilar di Kabupaten Pacitan,  dalam program bebas BAB sembarang tempat dan mendukung jamban sehat,” Katanya saat mengikuti Festival Budaya Hidup Sehat peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 59 di Alun-alun Pacitan (12/11/2023). 

Di satu sisi, sanitasi layak erat kaitannya dengan ketersediaan air. Toilet dan jamban membutuhkan air untuk pembilasan.

“Jadi produk Jamban hemat air dari SATO ini bisa dimanfaatkan di lahan yang sempit dan membutuhkan sedikit air,” jelasnya

Pada festival budaya hidup sehat yang digelar Dinas Kesehatan Pacitan, DR. Koen Irianto Uripan tenaga ahli di bidang sanitasi mengenalkan produk Sato kepada masyarakat dengan membuka stand di Tribun Alun-alun. Warga tampak antusias melihat dan bertanya fungsi cara kerja jamban buatan Jepang itu. 

Tak hanya itu, Bupati Pacitan Indrata Nur bayuaji menjajal sendiri alat cuci tangan hemat air. Di Kabupaten Pacitan sendiri sudah ada sejumlah desa yang menjadi pilot project jambanisasi hemat air ini. 

Perlu diketahui bahwa SATO merupakan perusahaan berskala internasional dari Jepang yang mengembangkan sekaligus menyediakan produk-produk sanitasi dan kebersihan yang terjamin. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Flu Singapura Meningkat, 15 Balita di Pacitan Terinfeksi: Dinkes Minta Orang Tua Perketat Kebersihan Dan Kewaspadaan 

11 Desember 2025 - 14:06 WIB

Molamil Papa”, Inovasi Jemput Bola Nakes untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil di Daerah Terpencil

5 November 2025 - 09:14 WIB

Agar Aman dan Sehat, Penjamah Makanan MBG di Pacitan Dapat Pembekalan Higiene Sanitasi

26 Oktober 2025 - 19:37 WIB

Jaga Kualitas Makan Bergizi Gratis, BGN Gelar Bimtek Penjamah Makanan di Pacitan

25 Oktober 2025 - 16:48 WIB

Program STBM di Desa Tegalombo Pacitan Capai 75 Persen, Target Rampung 2026

22 September 2025 - 11:21 WIB

Trending di Kesehatan