Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Politik

Bawaslu Pacitan: Dua TPS Rawan Netralitas ASN, TNI-Polri di Pilkada 2024

badge-check


 Syamsul Arifin Ketua Bawaslu Kabupaten Pacitan (Foto: Istimewa) Perbesar

Syamsul Arifin Ketua Bawaslu Kabupaten Pacitan (Foto: Istimewa)

Pacitan – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pacitan 2024 semakin dekat, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pacitan telah merilis hasil pemetaan potensi kerawanan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pemetaan ini bertujuan untuk mengantisipasi berbagai gangguan pada hari pemungutan suara.

Ketua Bawaslu Pacitan, Syamsul Arifin, mengungkapkan bahwa terdapat 20 indikator kerawanan TPS yang telah diidentifikasi. Dari jumlah tersebut, empat indikator menjadi yang paling banyak terjadi, dua indikator lainnya cukup signifikan, sementara sisanya tetap harus diwaspadai.

“Berdasarkan hasil pemetaan, ada dua TPS di Kecamatan Punung yang rawan terkait potensi netralitas ASN, personel TNI-Polri, atau perangkat desa yang berpotensi menguntungkan atau merugikan pasangan calon tertentu,” ungkap Syamsul, Rabu (20/11/2024).

Bawaslu juga mencatat satu TPS di Kecamatan Pacitan dengan riwayat kerawanan kekerasan, serta satu TPS lainnya yang memiliki riwayat intimidasi terhadap penyelenggara pemilu. Kerawanan ini merujuk pada data Pilkada 2019 yang lalu.

Selain itu, Bawaslu mengidentifikasi 427 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS) berdasarkan putusan pengadilan. Sebanyak 538 pemilih disabilitas terdaftar di DPT, sementara 53 TPS dilaporkan menghadapi kendala jaringan internet.

“Bawaslu juga menemukan empat petugas KPPS yang secara terang-terangan mendukung salah satu pasangan calon. TPS tersebut tersebar di Kecamatan Punung dan Pacitan,” tambah Syamsul.

Pemetaan kerawanan ini dilakukan terhadap delapan variabel dan 26 indikator, dengan data yang dihimpun dari 173 kelurahan/desa di 12 kecamatan. Proses pengumpulan data berlangsung pada 10-15 November 2024.

Syamsul menegaskan bahwa Bawaslu terus mengawasi persiapan Pilkada untuk memastikan proses pemungutan suara berlangsung aman, jujur, dan adil. “Kami berharap semua pihak, terutama penyelenggara dan masyarakat, dapat menjaga netralitas dan kondusivitas selama Pilkada berlangsung,” pungkasnya. (not)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pulkam ke Pacitan, SBY Tanyakan Kondisi Warga Pasca Gempa

2 Februari 2026 - 05:16 WIB

Bimteknas Partai Demokrat 2025 Ditutup di Pacitan, Kader Diharapkan Jadi ‘Problem Solver

2 Oktober 2025 - 16:39 WIB

Bimteknas Demokrat di Pacitan Dinilai Berdampak Positif pada Perekonomian Lokal

1 Oktober 2025 - 18:22 WIB

SBY: Politisi Demokrat Harus Tangguh, Berwawasan Kebangsaan, dan Andal

30 September 2025 - 16:49 WIB

Dina Lorenza dan dr. Cellica Nurrachadiana Meriahkan Bimteknas Demokrat Pacitan, Serukan Pemberdayaan Perempuan

30 September 2025 - 12:12 WIB

Trending di Politik