Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Feature

Arif Setia Budi, Dari Anak Transmigran hingga Ketua DPRD Pacitan

badge-check


 Arif Setia Budi, Dari Anak Transmigran hingga Ketua DPRD Pacitan Perbesar

Pacitan – Perjalanan hidup Arif Setia Budi (ASB), Ketua DPRD Pacitan, menjadi inspirasi bagi banyak kalangan. Pria kelahiran Dusun Pinggir, Desa Jatigunung, Kecamatan Tulakan ini, dulunya adalah seorang anak transmigran yang sempat hidup di pedalaman Sumatera. Kini, ia menjabat sebagai salah satu pemimpin penting di Kabupaten Pacitan.

Kisah hidup ASB dimulai ketika ia dan keluarganya memutuskan untuk transmigrasi ke Provinsi Riau pada tahun 1993. Pendidikan dasarnya diselesaikan di SDN 052 Teluk Belengkong, Inhil, Riau. Meski harus berpindah-pindah, semangat ASB untuk belajar tak surut. Ia akhirnya menyelesaikan SMA di Jawa Tengah dan melanjutkan kuliah di Universitas Merdeka Malang, sebelum menempuh studi pascasarjana di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Terjun ke dunia politik pada 2014, ASB sempat gagal dalam pemilihan legislatif. Namun, kegagalan itu tak menghentikannya. Pada percobaan kedua, ia berhasil meraih suara terbanyak di dapil Tulakan-Kebonagung dan langsung dipercaya menjadi Ketua Fraksi Demokrat serta pimpinan Komisi 1 DPRD Pacitan. Pada pemilu 2024, ASB kembali terpilih dengan rekor suara 9.684, yang menjadi tertinggi di dapilnya.

Dengan latar belakang sebagai aktivis dan dosen, ASB diharapkan mampu membawa perubahan positif untuk Kabupaten Pacitan. “Perjalanan ini bukanlah sesuatu yang instan, namun melalui proses panjang dan kerja keras,” ujar ASB.

Perjalanan hidup ASB mengajarkan bahwa dengan dedikasi dan ketekunan, seseorang dapat mencapai posisi penting dalam masyarakat, meski berasal dari latar belakang yang sederhana.(not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air

22 April 2026 - 20:57 WIB

Data Dibobol, Hidup Hancur, Jangan Terjebak Pinjaman Online Ilegal

4 Maret 2026 - 12:02 WIB

Safari Ramadhan di PLN Nusantara Power UP Pacitan, Dirut Tekankan Keandalan dan Integritas Kerja

4 Maret 2026 - 10:00 WIB

PLTA Pakisbaru Terbengkalai, DPRD Pacitan Dorong Difungsikan Kembali atau Dijadikan Wisata

2 Februari 2026 - 11:13 WIB

Kecamatan Ngadirojo Launching Minggu Sehat

11 Oktober 2025 - 19:19 WIB

Trending di Feature