Menu

Mode Gelap
Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan Diduga Ngantuk, Avanza Tabrak Motor lalu Terjun ke Sungai di Arjosari

Pemerintahan

Satgas Pangan Pacitan Pastikan Harga Bapokting, LPG, dan BBM Stabil Jelang Nataru

badge-check


 Satgas Pangan Pacitan Pastikan Harga Bapokting, LPG, dan BBM Stabil Jelang Nataru Perbesar

LENSA PACITAN – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pacitan melakukan monitoring intensif terhadap barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting), gas LPG 3 kilogram, serta bahan bakar minyak (BBM). Hasilnya, harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat terpantau stabil dan aman.

Monitoring dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Pacitan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perdagangan serta Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pacitan. Sasaran pemantauan meliputi pasar tradisional, ritel modern, agen LPG, hingga SPBU di berbagai wilayah.

Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Khoirul Maskanan mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah lonjakan harga maupun kelangkaan barang di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang libur akhir tahun.

“Monitoring bapokting, gas LPG, dan BBM ini bertujuan memastikan harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjamin ketersediaan barang bagi masyarakat,” kata AKP Khoirul, Selasa (23/12/2025).

Berdasarkan hasil pemantauan, ia memastikan distribusi dan harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi terkendali. Harga bapokting dan LPG 3 kilogram masih sesuai HET, sementara distribusi BBM di SPBU berjalan normal.

“Jika terjadi peningkatan permintaan LPG selama Nataru, kami sudah mengantisipasi dengan potensi penambahan pasokan hingga sekitar 16 persen,” jelasnya.

Satgas Pangan juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelanggaran yang merugikan masyarakat.

“Kami tidak akan mentolerir praktik penimbunan maupun permainan harga. Jika ditemukan pelanggaran, termasuk penjualan di atas HET, Satgas Pangan akan bertindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pacitan Mohammad Ali Mustofa menyebut stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern masih mencukupi dengan harga relatif stabil

“Harga seperti beras, cabai merah, dan cabai keriting juga terpantau stabil,” ujarnya. (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP

11 Maret 2026 - 11:48 WIB

Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal

11 Maret 2026 - 11:42 WIB

Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025

11 Maret 2026 - 11:37 WIB

Karier Bendahara Desa Klesem Terancam, Diduga Selewengkan Anggaran Desa

4 Februari 2026 - 20:22 WIB

Inspektorat Pacitan Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Desa Klesem

14 Januari 2026 - 22:06 WIB

Trending di Pemerintahan