Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Pemerintahan

Satgas Pangan Pacitan Pastikan Harga Bapokting, LPG, dan BBM Stabil Jelang Nataru

badge-check


 Satgas Pangan Pacitan Pastikan Harga Bapokting, LPG, dan BBM Stabil Jelang Nataru Perbesar

LENSA PACITAN – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pacitan melakukan monitoring intensif terhadap barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting), gas LPG 3 kilogram, serta bahan bakar minyak (BBM). Hasilnya, harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat terpantau stabil dan aman.

Monitoring dilakukan oleh Satgas Pangan Polres Pacitan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perdagangan serta Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pacitan. Sasaran pemantauan meliputi pasar tradisional, ritel modern, agen LPG, hingga SPBU di berbagai wilayah.

Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Khoirul Maskanan mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah lonjakan harga maupun kelangkaan barang di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang libur akhir tahun.

“Monitoring bapokting, gas LPG, dan BBM ini bertujuan memastikan harga tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjamin ketersediaan barang bagi masyarakat,” kata AKP Khoirul, Selasa (23/12/2025).

Berdasarkan hasil pemantauan, ia memastikan distribusi dan harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi terkendali. Harga bapokting dan LPG 3 kilogram masih sesuai HET, sementara distribusi BBM di SPBU berjalan normal.

“Jika terjadi peningkatan permintaan LPG selama Nataru, kami sudah mengantisipasi dengan potensi penambahan pasokan hingga sekitar 16 persen,” jelasnya.

Satgas Pangan juga menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelanggaran yang merugikan masyarakat.

“Kami tidak akan mentolerir praktik penimbunan maupun permainan harga. Jika ditemukan pelanggaran, termasuk penjualan di atas HET, Satgas Pangan akan bertindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pacitan Mohammad Ali Mustofa menyebut stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern masih mencukupi dengan harga relatif stabil

“Harga seperti beras, cabai merah, dan cabai keriting juga terpantau stabil,” ujarnya. (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi

11 Juli 2026 - 15:41 WIB

Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP

11 Maret 2026 - 11:48 WIB

Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal

11 Maret 2026 - 11:42 WIB

Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025

11 Maret 2026 - 11:37 WIB

Karier Bendahara Desa Klesem Terancam, Diduga Selewengkan Anggaran Desa

4 Februari 2026 - 20:22 WIB

Trending di Pemerintahan