Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Kesehatan

RSUD dr. Darsono Pacitan Tingkatkan Kualitas, Sekolahkan Dokter Spesialis untuk Kurangi Rujukan

badge-check


 RSUD dr. Darsono Pacitan Tingkatkan Kualitas, Sekolahkan Dokter Spesialis untuk Kurangi Rujukan Perbesar

Pacitan – RSUD dr. Darsono Pacitan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menambah jumlah dokter spesialis dan mendukung pendidikan lanjutan bagi para dokter. Hal ini diungkapkan oleh Kabag Tata Usaha RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Johan Tri Putranto.

Menurut Johan, rumah sakit yang saat ini berstatus tipe C tersebut sedang melakukan berbagai inovasi agar mampu menangani lebih banyak kasus tanpa harus merujuk pasien ke rumah sakit lain.

“Harapannya, ke depan jumlah rujukan ke rumah sakit luar semakin sedikit. Artinya, kasus yang ada bisa kita tangani sendiri,” ujarnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, RSUD dr. Darsono telah mengirim beberapa dokter spesialis untuk melanjutkan pendidikan di universitas ternama. Contohnya, dokter spesialis anestesi saat ini sedang melanjutkan studi di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Pada 2025 mendatang, seorang dokter spesialis jantung akan dikirim untuk menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya Malang dan RS Saiful Anwar. Diikuti oleh dokter spesialis saraf yang akan mengambil pelatihan lanjutan dalam terapi intervensi saraf.

Baca Juga:Lomba Masak dan Merias Meriahkan Peringatan HKN di Kabupaten Pacitan

“Dengan langkah ini, di masa depan kita bisa menangani kasus-kasus kompleks seperti pemasangan ring jantung serta terapi cuci otak di Pacitan tanpa perlu merujuk ke luar daerah,” jelas Johan.

Selain pengembangan SDM, rumah sakit juga berencana meningkatkan fasilitas penunjang agar layanan kesehatan semakin optimal. Hal ini sejalan dengan instruksi Menteri Kesehatan yang menekankan pentingnya penguatan potensi daerah dalam bidang kesehatan.

RSUD dr. Darsono menargetkan pada tahun 2027, pelayanan kesehatan seperti pemasangan ring jantung hingga terapi cuci otak sudah dapat dilakukan secara mandiri.

“Saat ini memang masih banyak kasus yang harus dirujuk ke RSUD dr. Muwardi atau RS Sardjito. Namun, dengan dukungan SDM dan fasilitas yang terus kami tingkatkan, ke depan hal ini akan berubah,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah strategis ini, RSUD dr. Darsono Pacitan optimistis dapat menjadi rumah sakit andalan bagi masyarakat Pacitan dan sekitarnya. Upaya ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat kemandirian daerah dalam menangani berbagai kasus medis.(not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas

11 Februari 2026 - 11:38 WIB

Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik

8 Januari 2026 - 22:09 WIB

Kasus Flu Singapura Meningkat, 15 Balita di Pacitan Terinfeksi: Dinkes Minta Orang Tua Perketat Kebersihan Dan Kewaspadaan 

11 Desember 2025 - 14:06 WIB

Molamil Papa”, Inovasi Jemput Bola Nakes untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil di Daerah Terpencil

5 November 2025 - 09:14 WIB

Agar Aman dan Sehat, Penjamah Makanan MBG di Pacitan Dapat Pembekalan Higiene Sanitasi

26 Oktober 2025 - 19:37 WIB

Trending di Kesehatan