Menu

Mode Gelap
Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas Satpol PP Pacitan Perkuat Kapasitas Pemberantasan Rokok Ilegal, Gandeng Bea Cukai Madiun Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan

Kesehatan

Anggota DPRD Pacitan Dorong Dinkes Peka Terhadap Penyebaran HIV/AIDS

badge-check


 Anggota DPRD Pacitan Dorong Dinkes Peka Terhadap Penyebaran HIV/AIDS Perbesar

PACITAN – Kabupaten Pacitan tengah menghadapi perbincangan intens terkait dengan meningkatnya kasus penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). 

Komisi II DPRD Pacitan, melalui pernyataan dari anggotanya, Rudi Handoko, menyatakan keprihatinannya terhadap maraknya kasus HIV/AIDS di wilayah ini. Dalam sebuah pertemuan pada Kamis (11/7), Politikus Partai Demokrat menegaskan bahwa Dinkes Pacitan harus lebih peka dan responsif terhadap situasi kesehatan yang ada.

“Dinkes memang mitra Komisi II. Dan dengan adanya penyakit menular ini kami sudah berupaya menekan kepada Dinkes agar sedemikian rupa peka terhadap situasi yang ada,” kata Rudi Handoko.

Menurutnya, upaya telah dilakukan sebelumnya dengan turun langsung ke lapangan, seperti yang pernah dilakukan di Kecamatan Tulakan. “Dulu kami bersama Dinkes sudah pernah mengadakan penekanan di wilayah Kecamatan Tulakan,” ungkapnya.

Konfirmasi dari media massa terkait peningkatan kasus ini telah mendorong Komisi II untuk segera meminta keterangan resmi dari Dinkes Pacitan.

“Kalau teman-teman media sudah menanyakan hal seperti ini tentunya kami akan segera menanyakan ke Dinkes,” tegasnya.

Rudi  juga mengkritik kurangnya keterbukaan Dinkes Pacitan terkait penyakit menular dan berbahaya ini. Dia menekankan agar Dinkes tidak hanya berpangku tangan setelah terjadi kasus baru.

“Memang keterbukaannya kurang. Dan Dinkes jangan hanya berpangku tangan, setelah ada permasalahan ada kasus baru bertindak. Kami akan mempertanyakan dulu kepada Dinkes, dari 12 Kecamatan ini bagaimana caranya untuk mengadakan sosialisasi dan penanganan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas

11 Februari 2026 - 11:38 WIB

Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik

8 Januari 2026 - 22:09 WIB

Kasus Flu Singapura Meningkat, 15 Balita di Pacitan Terinfeksi: Dinkes Minta Orang Tua Perketat Kebersihan Dan Kewaspadaan 

11 Desember 2025 - 14:06 WIB

Molamil Papa”, Inovasi Jemput Bola Nakes untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil di Daerah Terpencil

5 November 2025 - 09:14 WIB

Agar Aman dan Sehat, Penjamah Makanan MBG di Pacitan Dapat Pembekalan Higiene Sanitasi

26 Oktober 2025 - 19:37 WIB

Trending di Kesehatan