Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Bencana

Waspada Gempa dan Tsunami, Upaya Mitigasi di Kawasan Wisata Pesisir

badge-check


 Waspada Gempa dan Tsunami, Upaya Mitigasi di Kawasan Wisata Pesisir Perbesar

Pacitan – Mitigasi bencana patut menjadi atensi semua pihak. Terutama warga di pesisir Pantai Selatan.Ratusan warga Desa Watu Karung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Kamis (24/7) pagi mengikuti simulasi bencana gempa bumi dan tsunami.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa timur dan Pacitan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir jika terjadi bencana.

Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Yagus Triarso, menjelaskan bahwa gladi simulasi ini difokuskan pada potensi gempa megathrust yang berisiko memicu tsunami di wilayah selatan Jawa.

“Simulasi ini bertujuan agar masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa dan tsunami. Kami juga melakukan sosialisasi terkait potensi bencana di Pacitan, serta teknik penyelamatan dan evakuasi yang benar,” ujar Yagus Jum’at (25/7)

Dalam kegiatan tersebut, warga dilatih untuk mengenali jalur evakuasi, memahami tanda-tanda peringatan dini, dan mengetahui titik kumpul yang aman. Simulasi ini juga melibatkan pelatihan penggunaan rambu evakuasi dan pengenalan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang telah dipasang di kawasan tersebut.

Menurut Yagus, dipilihnya Desa Watu Karung sebagai lokasi simulasi bukan tanpa alasan. Selain memiliki potensi ancaman bencana, wilayah ini juga merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Pacitan yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara

“Pariwisata yang berkembang perlu ditopang dengan kesiapsiagaan bencana yang kuat. Justru ini bisa menjadi nilai tambah bagi wisatawan, bahwa kawasan ini aman dan tangguh menghadapi risiko bencana,” pungkasnya.

Selain simulasi, Bagian dari kegiatan Desa Tangguh Bencana di Watu Karung sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang Ramadhan, Menara Mushola Al Iman di Sumberharjo Pacitan Justru Ambruk Usai Gempa 6,4

6 Februari 2026 - 21:33 WIB

Wagub Jatim Emil Dardak Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Pacitan

6 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terbaru, Belasan Rumah di Pacitan Rusak Terdampak Gempa M 6,4, Warga Trauma

6 Februari 2026 - 21:21 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:26 WIB

Gempa Pacitan, Seorang Warga Meninggal Dunia, Punya riwayat Penyakit Hipertensi 

6 Februari 2026 - 14:01 WIB

Trending di Bencana