Menu

Mode Gelap
Polres Pacitan Tahan Tarman, Terduga Pemalsu Cek Mahar Rp3 Miliar: Kasus Bermula dari Laporan Model A Ketidakakuratan Data DTSEN Picu Keluhan Bansos di Pacitan, Pendamping PKH: “Kunci Perbaikan Ada di Desa” Sheila Tetap Setia Dampingi Mbah Tarman Meski Suami Resmi Ditahan dalam Kasus Cek Rp3 Miliar Cek Rp3 Miliar Diduga Palsu, Kakek Tarman Resmi Ditahan Polres Pacitan APEDNAS Jatim Semprot Pemdes Pacitan: 45 Desa Kehilangan Dana Desa Rp10 Miliar Lebih Didapati di Perempatan Cuik, Pria “Tersesat” Berpindah-Pindah Kota Diduga Gunakan Modus Baru

Headline

Polisi Gerebek PKL di Pacitan, Angkut Cilok hingga Batagor

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Puluhan polisi berpakain lengkap nampak mondar-mandir seputaran jalan Ahmad Yani, Pacitan. Satu persatu, pedagang yang masih berjualan didatangi siang itu. Tak sendirian, LSM, mahasiswa hingga pesilat pun ikut swiping. Bukan dibubarkan pun ditertibkan masa PPKM 4, sebaliknya mereka memborong dagangan para penjaja makanan.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibiosono mengungkapkan, aksi borong pedagang tersebut bentuk simpati polres akan pedagang seputaran jalan Ahmad Yani. Terlebih, tiga pekan terakhir, akses protokol tersebut ditutup untuk umum. Hingga, transaksi jual beli sulit dilakoni. Pun, sebagian merasa merugi, sepinya pembeli.

 ‘’Grebek warung namanya, kita angkut dagangan mereka, kita beli lalu kita bagikan lagi ke warga yang membutuhkan,’’ ungkap Kapolres. 

Sementara, lanjut Wiwit aksi sosial tersebut dilakukan acak. Saban dua hari hingga tiga kali sekali tak menentu. Saban anggota dibekali uang Rp 50 ribu memborong dagangan. Bahkan tak sedikit pedagang yang ludes jualannya lantaran diborong petugas.

 ‘’Jumlah pedagangnya sedikit, banyak yang tutup karena hujan juga jadi sebagian dikumpulkan uangnya untuk langsung dibeli semuanya,’’ paparnya

Selain jajan, puluhan bendara ikut dipasang disekitar Ahmad Yani. Selain meramaikan momen hari kemerdekaan, bendera tersebut diharapnya jadi simbol keprihatinan sekaligus semangat perjuangan melawan korona. 

Sementara kita fokus di jalan Ahmad Yani dulu, karena ini yang kita sekat, kalau yang lainnya para pedagang masih bisa jual beli,’’ tambahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengusung Tema “Sluman Slumun Slamet”, Festival Rawat Jagat 4 Resmi Dibuka Wabup Pacitan

24 November 2025 - 20:35 WIB

Anggaran Rp 565 Miliar Digelontorkan, Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Pacitan Segera Dimulai

19 November 2025 - 19:53 WIB

Belajar Kepemimpinan Lewat Jejak Sejarah SBY, Peserta Bimteknas Demokrat Tour Museum di Pacitan

27 September 2025 - 17:16 WIB

Mayat Pelaku Pembunuhan di Temon Arjosari Ditemukan di Hutan Pacitan

26 September 2025 - 06:13 WIB

Loket SKCK Polres Pacitan Membludak, Pemohon PPPK Rela Berdesakan

16 September 2025 - 19:35 WIB

Trending di Headline