Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Bencana Alam

Peringatan HKBN 2024, Rumah Zakat,dan BPBD Bersama Masyarakat Gelar Simulasi Bencana

badge-check


 Peringatan HKBN 2024, Rumah Zakat,dan BPBD Bersama Masyarakat Gelar Simulasi Bencana Perbesar

Pacitan – lensapacitan.com, Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional tahun 2024, masyarakat dan kelompok Jangkar Segoro Kidul, Dusun Kiteran, Desa Kembang, pada Kamis pagi, menggelar simulasi pencegahan bencana di kawasan Watu Mejo Mangrove Park.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat binaan Rumah Zakat Action membantu mendirikan tenda darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pacitan, yang berlokasi di tempat evakuasi akhir bencana tsunami desa setempat.

Mereka juga memeriksa keberadaan rambu jalur evakuasi, peta risiko bencana, serta stiker yang dipasang di rumah-rumah warga oleh relawan Rumah Zakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pacitan serta tim reaksi cepat BPBD Pacitan.

“Dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional ini, Rumah Zakat melibatkan masyarakat dan BPBD,” kata Indar Siswoyo, Relawan Rumah Zakat Pacitan

Dalam simulasi tersebut, digambarkan warga sedang beraktivitas di muara Sungai Pancer, termasuk anak-anak yang bermain pasir di sungai. Ketika terjadi peringatan gempa besar yang berpotensi tsunami, warga berusaha berjalan menuju tempat yang lebih tinggi. Dalam upaya tersebut, beberapa warga mengalami kecelakaan dan memerlukan perawatan, namun masyarakat setempat dengan sigap memberikan pertolongan.

Warga juga mengevakuasi ibu hamil dan kaum rentan ke tempat yang lebih aman. Sesampainya di lokasi pengungsian, sejumlah warga mendirikan dapur umum, memberikan makanan dan minuman kepada pengungsi, serta melakukan perawatan bagi yang mengalami luka ringan.

Setelah simulasi selesai, warga menanam bibit pohon cemara udang di muara Sungai Grindulu sebagai langkah antisipasi terhadap ombak dan tsunami.

Relawan Rumah Zakat Pacitan, Indar Siswoyo, mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam menjadi masyarakat tangguh bencana. 

“Kami mengapresiasi masyarakat yang telah sadar menjadi masyarakat tangguh bencana,”pungkasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

26 April 2026 - 21:21 WIB

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Trending di Bencana Alam