Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Bencana Alam

Peringatan HKB 2024 di Pacitan, Simulasi Evakuasi Gempa Sasar Siswa SMP

badge-check


 Peringatan HKB 2024 di Pacitan, Simulasi Evakuasi Gempa Sasar Siswa SMP Perbesar

Tulakan – Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional tahun 2024 di Pacitan menggelar simulasi evakuasi gempa, menyasar siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan ini diinisiasi oleh Rumah Zakat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, sebagai bentuk peningkatan kapasitas warga sekolah dalam menghadapi ancaman bencana.

Pada Kamis, 2 Mei 2024, Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Tulakan dipilih sebagai lokasi simulasi. Sebelumnya, sekolah ini telah mengikuti program Satuan Pendidikan Aman Bencana yang merupakan kerjasama antara BPBD Kabupaten Pacitan dan Rumah Zakat Action.

“Kali ini peringatan HKB kita menyasar siswa sekolah, setelah sebelumnya warga masyarakat pesisir,” Kata Indar Siswoyo Relawan Rumah Zakat Pacitan

Simulasi tersebut menggambarkan situasi saat terjadi gempa besar, di mana siswa dan tenaga pendidik berusaha menyelamatkan diri. Mulai dari berlindung di bawah meja, mengangkat kursi sebagai pelindung kepala, hingga evakuasi ke halaman sekolah. 

Lonceng sekolah dipukul sebagai tanda bahaya, sementara guru dan petugas mengidentifikasi ulang seluruh warga sekolah untuk memastikan keselamatan.

Ketua Organisasi Intra Sekolah, Anjar Prasetyo, mengungkapkan bahwa melalui simulasi ini, siswa dan tenaga pendidik dapat memahami tata cara penyelamatan diri yang benar. Peta risiko menjadi dasar sekolah ini berstatus Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Simulasi evakuasi gempa di SMP Negeri 3 Tulakan, Pacitan, merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana. Melibatkan seluruh elemen sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya persiapan menghadapi ancaman bencana alam.

Setelah sukses dengan simulasi evakuasi gempa, siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Tulakan, Pacitan, mendapatkan pelatihan pemadaman api dan penanganan binatang berbahaya. 

Kegiatan ini diadakan oleh Damkar Satpol PP Kabupaten Pacitan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Materi pelatihan pemadaman api melibatkan praktik langsung, di mana para siswa dan guru belajar cara memadamkan api dari panci yang terbakar. Mereka dilatih dalam menangani kebakaran ringan dengan cara yang aman dan efektif.Selanjutnya, materi penanganan binatang berbahaya seperti reptil dibawakan oleh Damkar Satpol PP Kabupaten Pacitan. 

Dalam praktiknya, ular jenis piton digunakan sebagai contoh kasus. Siswa-siswi terlihat antusias dalam memegang dan belajar cara penanganan yang benar terhadap binatang tersebut, meskipun ular itu tidak berbisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

26 April 2026 - 21:21 WIB

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Trending di Bencana Alam