Menu

Mode Gelap
Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

Ekonomi

KPPN Sosialisasikan Penggunakan Aplikasi Sakti Ke Satker

badge-check



PACITAN – lensapacitan.com, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan mengedukasi kuasa penguna anggaran satuan kerja (satker) seputar aplikasi Sakti web Full Modul melalui aplikasi meeting online zoom, Rabu (31/3/2021).

Dalam sambutannya Kepala KPPN Pacitan menyampaikan SAKTI merupakan Integrasi dari berbagai aplikasi yang digunakan oleh Satuan Kerja, dari banyak aplikasi yang saat ini digunakan hanya akan menjadi satu aplikasi yaitu SAKTI. Cukup satu SAKTI.

Satker yang saat ini sudah merasa nyaman dengan aplikasi yang ada mulai Januari 2022 harus beralih  menggunakan SAKTI.  Perubahan tersebut tentu mengharuskan satker untuk dapat menyesuaikan diri, harapannya setelah mengikuti sosialisasi ini satker dapat memperoleh gambaran terkait dengan aplikasi SAKTI agar pada saat roll out nanti dapat berjalan dengan lancar.



Kepala KPPN Pacitan Ana Sariasih menjelaskan Sakti merupakan aplikasi keuangan tingkat intansi yang digunakan untuk melakukan pengolahan data keuangan. Khususnya, data yang diinput seluruh satker pengelola APBN di seluruh Indonesia.

‘’Aplikasi ini mulai diimplementasikan Januari 2022. Kami terus berikan pemahaman seputar tata cara penggunaanya supaya lebih faham,’’ terangnya. 

Aplikasi Sakti memiliki kelebihan utama berupa single database dari masing-masing satker. Aplikasi berbasis web ini pun mudah diakses dengan piranti apa saja dan di mana saja. Tinggal dikoneksikan dengan internet.

‘’Kita dapat mengelola persediaan, aset, penganggaran, pembayaran dalam satu aplikasi,’’ tuturnya.

Aplikasi canggih ini diharapkan kian memudahkan pengelolaan keuangan negara secara terintegrasi. Menjadi solusi atas problem alat atau database yang masih terpisah selama ini.

‘’Pengelolaan keuangan mulai perencanaan sampai pelaksanaan dan pertanggung jawaban lebih mudah,’’ tegasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

26 Juni 2026 - 19:40 WIB

Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

26 Juni 2026 - 19:38 WIB

Polisi Amankan Antrean LPG 3 Kg di Pacitan, Antisipasi Rebutan Gas Melon

17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Trending di Ekonomi