Menu

Mode Gelap
Data Dibobol, Hidup Hancur, Jangan Terjebak Pinjaman Online Ilegal Safari Ramadhan di PLN Nusantara Power UP Pacitan, Dirut Tekankan Keandalan dan Integritas Kerja Kecelakaan Maut di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr

Pendidikan

Ditunjuk Sebagai Kepala Sekolah Rakyat, Ini Program Unggulan Nanang Adang Kusdinar

badge-check


 Ditunjuk Sebagai Kepala Sekolah Rakyat, Ini Program Unggulan Nanang Adang Kusdinar Perbesar

Pacitan Lensa Pacitan – Nanang Adang Kusdinar resmi ditunjuk sebagai Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 23 Pacitan. Kepala SMAN 1 Nawangan itu mengungkapkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi fokus pengembangan sekolah berbasis asrama tersebut.

“Fokus utama kami adalah pada entrepreneurship, kewirausahaan, serta kemampuan digital bisnis yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini,” ungkap Nanang, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, konsep Sekolah Rakyat memiliki perbedaan mendasar dibandingkan sekolah umum. Salah satunya adalah keberadaan asrama, dimana siswa tinggal dan menjalani aktivitas selama 24 jam penuh di bawah pengawasan sekolah.

“Kalau di sekolah umum tidak ada asrama. Di sini kami menangani siswa secara penuh, dan tentu ini membutuhkan pendekatan yang berbeda,” jelasnya.

Nanang mengaku terpanggil untuk ikut menyukseskan program pemerintah melalui Sekolah Rakyat yang dinilainya sangat mulia karena bertujuan memutus mata rantai kemiskinan.

“Ini adalah upaya besar negara. Tentu hati saya tergerak untuk menjadi bagian dari gerakan ini,” katanya.

Pada tahap awal, pihak sekolah menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai sarana adaptasi siswa dengan lingkungan dan sistem baru.

“Karena sebelumnya mereka terbiasa hidup bersama keluarga. Sekarang harus tinggal di asrama, jadi perlu masa adaptasi agar tidak kaget dengan tata tertib dan pola kehidupan di sini,” tuturnya.

Nanang menjelaskan bahwa kurikulum Sekolah Rakyat telah disiapkan secara khusus oleh Kementerian Sosial RI. Pembelajaran penuh direncanakan mulai berjalan normal pada minggu ketiga.

“Saat ini kita fokus pada pemetaan minat dan bakat siswa. Pagi hingga sore mereka belajar di sekolah, lalu menjelang Magrib kembali ke asrama untuk mengikuti kegiatan sore dan malam,” terangnya.

Untuk mendukung kehidupan di asrama, pihak sekolah telah menyiapkan dua wali asrama masing-masing untuk siswa putra dan putri serta satu wali asuh. Dia juga dibantu 16 guru mata pelajaran. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Dimulai, Target Rampung Agustus 2026

13 Januari 2026 - 12:50 WIB

Transmisi Spensajos, Inovasi SMPN 1 Arjosari Pacitan Akses Informasi Sekolah Lewat WhatsApp

28 Desember 2025 - 04:51 WIB

Sebagian Sekolah di Pacitan Belum Kebagian Smartboard, Distribusi Masih Berproses

28 November 2025 - 19:59 WIB

SMP Negeri 2 Arjosari Raih Top 15 Inotek Award Jatim 2025, Camat: Bukti Pelajar Pacitan Mampu Bersaing di Provinsi

19 November 2025 - 04:42 WIB

Pelajar SMP se-Kecamatan Ngadirojo Ikuti Pelatihan Fashion Show

30 Oktober 2025 - 18:24 WIB

Trending di Pendidikan