Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Bencana Alam

Delapan Rumah di Pacitan Rusak Akibat Tanah Gerak, Warga Terpaksa Mengungsi

badge-check


 Delapan Rumah di Pacitan Rusak Akibat Tanah Gerak, Warga Terpaksa Mengungsi Perbesar

Kebonagung – Lensapacitan.com, Bencana tanah gerak melanda Dusun Salam, Desa Karanganyar, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Selasa malam (10/12). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam memicu pergeseran tanah yang menyebabkan delapan rumah warga mengalami kerusakan parah.

Kerusakan mencakup lantai yang amblas dan dinding bangunan yang retak, membuat rumah-rumah milik Sujito, Suryadi, Debi Maryanto, Sandiman, Tukiyat, Surani, Sugito, dan Susanto tidak lagi layak huni. “Tadi malam ada suara gemuruh. Setelah itu lantai rumah amblas,” ungkap Sujito, salah seorang warga terdampak.

Akibat kondisi tersebut, para penghuni rumah terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Untuk sementara kami menginap di rumah saudara. Tidak mungkin kembali ke rumah dengan risiko seperti ini,” tambah Sujito.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan langsung bergerak memberikan bantuan darurat kepada para korban. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggono, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengusulkan rencana relokasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Bantuan awal sudah kami distribusikan. Selanjutnya, kami berupaya agar warga terdampak bisa mendapatkan solusi jangka panjang berupa relokasi,” katanya.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serupa, mengingat cuaca ekstrem diprediksi berlangsung hingga akhir tahun. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

26 April 2026 - 21:21 WIB

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Trending di Bencana Alam