Menu

Mode Gelap
Bhayangkara SKP Pacitan Juara Kejuaraan Bola Voli U-17 Antar Klub 2026 Peringati HLUN dan Bulan E-TIBI Plus, Pemkab Pacitan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC Warga Wonoanti Resah, Pencurian Porang dan Ayam Kampung Marak Terjadi Ratusan Pramuka Penggalang Meriahkan FBGC ke-14 Tingkat Kabupaten Pacitan OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka BLT DBHCHT Pacitan Dipastikan Tepat Sasaran, Buruh Tani Tembakau Jadi Prioritas

Bencana Alam

Bupati Pacitan Tinjau Jembatan Tamanasri yang Putus Diterjang Banjir

badge-check


 Mas Aji bersama Forkopimca Meninjau Jembatan Rusak (Foto: istimewa) Perbesar

Mas Aji bersama Forkopimca Meninjau Jembatan Rusak (Foto: istimewa)

Pacitan – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama rombongan melakukan peninjauan ke lokasi terdampak bencana alam di wilayah Kecamatan Nawangan, Jumat (20/12). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Pacitan Pandu Khemal Pratikna, Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andri Atmoko, serta jajaran Dinas Pendidikan Pacitan dan DPU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SDN 3 Gondang, Kecamatan Nawangan, yang terdampak banjir dan tanah longsor. Bupati menyempatkan diri berbincang dengan para guru dan siswa untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi sulit.

Sebagai agenda terakhir, Bupati meninjau jembatan Tamanasri yang putus akibat diterjang banjir. Jembatan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan Desa Penggung dan Desa Jetis Lor. Saat ini, warga telah membangun jembatan darurat dari bambu.

“Pemulihan infrastruktur menjadi prioritas kami. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pembangunan jembatan permanen bisa segera dilakukan,” ujar Bupati Indrata Nur Bayuaji kepada media.

Di Desa Jetis Lor, tepatnya Dusun Tamanasri, terdapat fasilitas pendidikan seperti SDN 3 Jetis Lor dan MI Insan Madani Desa Pakisbaru. Kehadiran jembatan darurat sangat membantu aktivitas warga, termasuk akses pendidikan bagi para siswa.

Camat Nawangan, Sukarwan, mengungkapkan pentingnya jembatan tersebut bagi masyarakat. “Sudah dibangun jembatan sementara, meskipun hanya dari bambu. Ini setidaknya bisa membantu warga untuk sementara waktu,” kata Sukarwan kepada Lensa Pacitan.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

26 April 2026 - 21:21 WIB

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Trending di Bencana Alam