Menu

Mode Gelap
Potensi Sungai Grindulu Dijajaki untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air Pikap Jatuh ke Tepi Sungai Grindulu di Pacitan, Pengemudi Luka Ringan Bendahara Desa Klesem Jadi Atensi Polisi, Kapolres Pacitan Kumpulkan 30 Kades Pura-pura Dibegal, Warga Arjosari Pacitan Ternyata Gadaikan Motor Setelah Kalah Slot Lima ODGJ di Pacitan Direhabilitasi, Kapolres Turun Langsung Lepas Pasung Karmin Sepanjang 2025, Damkar Satpol PP Pacitan Tangani Puluhan Kebakaran dan Ratusan Evakuasi Unik

Pemerintahan

Bupati Pacitan Ajak Warga Hijaukan Bekas TPA di Hari Menanam Pohon

badge-check


 Bupati Indrata Nur Bayuaji Menanam Pohon (foto/ Prokopim) Perbesar

Bupati Indrata Nur Bayuaji Menanam Pohon (foto/ Prokopim)

Pacitan – lensapacitan.com, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, memimpin aksi Tanam 1.000 Pohon dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di kawasan Taman Pemrosesan Akhir (TPA) Dadapan, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Selasa (10/12). Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI/Polri, pelajar, hingga komunitas masyarakat.

Aksi tanam pohon ini memanfaatkan salah satu sektor lahan bekas tempat pembuangan akhir sampah, yang kini diubah menjadi area penghijauan. Dalam sambutannya, Bupati Indrata Nur Bayuaji mengingatkan pentingnya menanam pohon untuk kesehatan generasi saat ini dan mendatang.

“Menanam pohon menjadi hal yang wajib kalau kita, keluarga, dan anak cucu kita mau sehat,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Aji.

Lebih lanjut, Mas Aji menyatakan bahwa isu kelestarian lingkungan merupakan perhatian global yang membutuhkan sinergi semua pihak. Ia berharap Pacitan dapat berkontribusi sebagai “paru-paru dunia” melalui langkah-langkah pelestarian lingkungan.

“Menanam pohon jangan hanya momen seperti ini, tapi jadikan kebiasaan, di lingkungan dan tempat tinggal masing-masing,” tambahnya.

Selain menjaga kelestarian lingkungan, aksi ini juga diarahkan untuk menyelamatkan sumber air, yang menjadi salah satu prioritas Pemkab Pacitan dalam mengatasi bencana kekeringan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Cicik Roudlotul Jannah, menekankan pentingnya pengelolaan sampah untuk mengurangi dampak gas metana yang dihasilkan dari limbah TPA. Menurutnya, gas metana merupakan ancaman serius bagi lingkungan.

“Kita semua berkontribusi menyumbang sampah yang menghasilkan gas metana kalau kita tidak mengurangi sampah dari lingkungan sendiri,” jelasnya.

Cicik juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola sampah rumah tangga sebagai langkah antisipasi terhadap moratorium pembuatan TPA baru yang direncanakan berlaku pada tahun 2030.

Melalui aksi tanam pohon di area TPA ini, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat dengan produksi oksigen yang lebih baik, sekaligus mengurangi dampak buruk gas metana. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Inspektorat Pacitan Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Desa Klesem

14 Januari 2026 - 22:06 WIB

Bendahara Desa Klesem Diduga Gelapkan Dana Desa, Kabur Bawa Laptop dan Berkas Penting

13 Januari 2026 - 12:12 WIB

ADD Desa di Pacitan Turun Rp4 Miliar, Pemdes Diminta Berhemat

7 Januari 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Pacitan Terapkan Labelisasi Rumah Penerima Bansos, Ini Tujuannya

1 Januari 2026 - 19:44 WIB

Kasus Korupsi Dana Desa di Pacitan Mengemuka, Polres Pacitan Akan Buka Bukaan Di Februari 2026

30 Desember 2025 - 20:36 WIB

Trending di Pemerintahan