Menu

Mode Gelap
Harga LPG 3 Kg Melebihi HET, Pemkab Pacitan Tak Berani Intervensi Mobil Warga Nawangan Pacitan Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu

Pendidikan

Beri Tanggapan Soal Study Tour Untuk Siswa, Begini Kata Anggota DPRD Pacitan

badge-check


 Beri Tanggapan Soal Study Tour Untuk Siswa, Begini Kata Anggota DPRD Pacitan Perbesar

PACITAN – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan menyoroti kegiatan study tour setelah insiden di Jawa Barat yang menelan korban. Ketua Komisi Dua DPRD Kabupaten Pacitan, Rudi Handoko, menyatakan bahwa kegiatan ini biasa dilakukan oleh lembaga sekolah namun harus lebih diperhatikan.

“Menurut hemat saya, bagaimanapun study tour sudah dilaksanakan bukan satu kali dua kali, bahkan semua sekolah melakukan hal itu,” ujarnya Sabtu(18/5/2024). 

Namun, Rudi menekankan agar pihak sekolah bersama komite harus benar-benar selektif dalam menentukan tujuan tour dan armada yang digunakan.

“Armada adalah penyebab utama kelalaian penyebab kecelakaan. Jadi, harapan kami, saat menyewa armada, harus benar-benar memperhatikan kondisi mobilnya, pengalaman drivernya, serta melihat surat kendaraan termasuk KIR karena ini menyangkut orang banyak.”jelasnya.

Baca Juga: Sejumlah Daerah Evaluasi dan Batasi Pelaksanaan Study Tour Pasca Kecelakaan Maut di Subang

Politikus Partai Demokrat itu menyampaikan bahwa evaluasi terkait pelaksanaan study tour harus dilakukan secara menyeluruh oleh dinas terkait, dan kegiatan harus tetap diketahui oleh dinas pendidikan agar termonitor dengan baik.

“Yang utama untuk memutuskan tujuan tour dan bagaimana itu, wali murid dan komite benar-benar harus menyetujui bahwa kegiatan itu dilaksanakan,” tambahnya.

Kabupaten Pacitan, lanjut Rudi memiliki banyak obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Dan tidak menutup kemungkinan siswa belum pernah mengunjungi salah satu wisata yang ada di kabupatennya sendiri. 

Ini lebih bagus menjadi pertimbangan utama sebelum keluar kota atau ke daerah lain dengan pertimbangan keamanan dan juga biaya,”lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kecelakaan di Jawa Barat yang mengakibatkan beberapa anak menjadi korban, sebagai bahan evaluasi karena kondisi jalan di wilayah mereka juga belum sepenuhnya memadai.

Dengan perhatian yang lebih serius terhadap seleksi tujuan tour dan armada, diharapkan kegiatan study tour di masa depan dapat berlangsung dengan lebih aman dan bertanggung jawab.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan Dimulai, Target Rampung Agustus 2026

13 Januari 2026 - 12:50 WIB

Transmisi Spensajos, Inovasi SMPN 1 Arjosari Pacitan Akses Informasi Sekolah Lewat WhatsApp

28 Desember 2025 - 04:51 WIB

Sebagian Sekolah di Pacitan Belum Kebagian Smartboard, Distribusi Masih Berproses

28 November 2025 - 19:59 WIB

SMP Negeri 2 Arjosari Raih Top 15 Inotek Award Jatim 2025, Camat: Bukti Pelajar Pacitan Mampu Bersaing di Provinsi

19 November 2025 - 04:42 WIB

Pelajar SMP se-Kecamatan Ngadirojo Ikuti Pelatihan Fashion Show

30 Oktober 2025 - 18:24 WIB

Trending di Pendidikan