Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pemerintahan

75 Penerima Bansos di Pacitan Ajukan Graduasi Mandiri, 15 KPM Resmi Mundur pada November

badge-check

75 Penerima Bansos di Pacitan Ajukan Graduasi Mandiri, 15 KPM Resmi Mundur pada November Perbesar

LENSA PACITAN – Kesadaran masyarakat penerima bantuan sosial di Kabupaten Pacitan untuk mandiri terus meningkat. Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 75 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memilih mengajukan graduasi mandiri atau penghentian bantuan atas kemauan sendiri. Khusus pada November 2025, sebanyak 15 KPM telah resmi mengundurkan diri dari daftar penerima.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pacitan, Agung Mukti Wibowo, mengungkapkan bahwa para KPM yang mengajukan graduasi merasa sudah mampu secara ekonomi dan ingin memberikan kesempatan bagi keluarga lain yang lebih membutuhkan.

“Iya, ada 15 orang yang sudah mengajukan graduasi,” ujarnya, Senin (1/12/2025).

Agung menambahkan bahwa program bantuan seperti PKH memang memiliki batas waktu penerimaan. Sesuai arahan Kementerian Sosial, bantuan diberikan maksimal lima tahun agar penerima terdorong menjadi berdaya dan mandiri.

Di sisi lain, Koordinator Kabupaten Pendamping PKH Pacitan, Tuwarno, menjelaskan bahwa setiap pendamping ditargetkan melakukan graduasi terhadap 10 KPM setiap periode. Namun pelaksanaannya masih menemui berbagai kendala, terutama terkait rendahnya kesadaran penerima yang dinilai sudah mampu namun enggan melepas bantuan.

“KPM yang layak graduasi sering kali kurang memiliki kemauan untuk mandiri,” jelasnya.

Tuwarno juga menyebutkan bahwa minimnya dukungan program lanjutan bagi KPM pascagraduasi turut memengaruhi proses ini. Ketergantungan yang terbangun selama bertahun-tahun membuat sebagian penerima enggan melepas bantuan. Selain itu, faktor desa serta perangkat desa juga berperan penting dalam proses penghapusan data KPM.

Pada triwulan ketiga 2025, jumlah penerima bansos di Pacitan mencapai 28.906 KPM. Angka ini terus berubah seiring proses verifikasi dan graduasi yang berjalan di lapangan.

Dengan meningkatnya graduasi mandiri, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial di Pacitan menjadi semakin tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.(Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkab Pacitan Gaungkan Gerakan Bangga Kopi Lokal, Dorong Perluasan Pasar

15 Okt 2026 - 19:22 WIB

Pemkab Pacitan Gaungkan Gerakan Bangga Kopi Lokal, Dorong Perluasan Pasar

2.500 ASN Pemkab Pacitan Jalani CKG, Deteksi Hipertensi dan Diabetes Jadi Prioritas

14 Okt 2026 - 20:04 WIB

2.500 ASN Pemkab Pacitan Jalani CKG, Deteksi Hipertensi dan Diabetes Jadi Prioritas

Akses Wisata Pantai Srau Diperbaiki, Jalan Pringkuku–Poko Di-hotmix Rp3,2 Miliar

13 Okt 2026 - 11:14 WIB

Akses Wisata Pantai Srau Diperbaiki, Jalan Pringkuku–Poko Di-hotmix Rp3,2 Miliar

Rest Area JLS Pacitan Dipermak Lagi, Anggaran Tembus Rp900 Juta

10 Okt 2026 - 20:13 WIB

Rest Area JLS Pacitan Dipermak Lagi, Anggaran Tembus Rp900 Juta

Pembangunan Infrastruktur Permukiman Pacitan Capai 70 Persen, Enam Paket Masuk Tahap P1

7 Okt 2026 - 16:56 WIB

Pembangunan Infrastruktur Permukiman Pacitan Capai 70 Persen, Enam Paket Masuk Tahap P1
Trending di Pemerintahan