Menu

Mode Gelap
OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka Modern Bridal Make Up Jadi Panggung Unjuk Skill Lulusan TKKR SMKN 1 Pacitan Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo Peringati Hari Bumi 2026, Warga Kiteran Tanam Ratusan Pohon Demi Selamatkan Sumber Air Pelaku Percobaan Pencurian di Arjosari Pukul Korban, Kabur ke Perbukitan

Bencana Alam

Banjir Bandang Putus Akses Cangkring-Wonodadi Kulon, Rumah Warga Terendam

badge-check


 Banjir Bandang Putus Akses Cangkring-Wonodadi Kulon, Rumah Warga Terendam Perbesar

Pacitan –  Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, menyebabkan debit air Sungai Lorok meningkat dan meluap. Akibatnya, banjir bandang melanda Dusun Tegalarum, Desa Cangkring, pada Sabtu (24/2/2024) sekitar pukul 17.00 WIB.

Camat Ngadirojo, Nanang Hardwijono, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, luapan air Sungai Lorok tak hanya menggenangi jalan desa, tetapi juga masuk ke permukiman warga. Tercatat, tiga rumah warga terdampak akibat luapan air tersebut.

“Air sempat memasuki rumah penduduk. Selain itu, jalan desa yang menghubungkan Cangkring dengan Wonodadi Kulon tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar Nanang.

Selain di Dusun Tegalarum, genangan air juga terjadi di beberapa titik di Dusun Jayan dan Dusun Punjul, Desa Bogoharjo, akibat meluapnya Sungai Lorok. Kondisi serupa ditemukan di Lingkungan Sambong, Dusun Baran, Desa Cokrokembang.

Nanang menjelaskan, wilayah Dusun Tegalarum memang kerap menjadi langganan banjir saat hujan deras mengguyur daerah tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan Komisi IV DPRD Pacitan untuk melakukan monitoring serta upaya normalisasi sungai sebagai langkah penanganan jangka pendek.

“Normalisasi sungai sudah kami lakukan dan hasilnya cukup efektif. Namun, kami terus berkomunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo(BBWS BS) untuk penanganan jangka panjang,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, genangan air di beberapa titik dilaporkan mulai surut, namun warga tetap diminta waspada terhadap potensi banjir susulan. (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Simulasi Laka Air Warnai Peringatan HKB 2026 di Watu Mejo Mangrove Park Pacitan

26 April 2026 - 21:21 WIB

Anggota Polisi di Pacitan Peringati HPN 2026 dengan Aksi Sosial Bersama Wartawan

10 Februari 2026 - 14:55 WIB

Bupati Pacitan Tinjau Rumah Warga Terdampak Gempa di Desa Menadi

6 Februari 2026 - 14:10 WIB

Warga Desa Kembang Latihan Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami di Watu Mejo

25 September 2025 - 23:23 WIB

BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Pucangombo Tegalombo

23 September 2025 - 23:41 WIB

Trending di Bencana Alam