Menu

Mode Gelap
AHY Gaungkan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Kepala Bappilu Demokrat: Lingkungan Bersih adalah Magnet Investasi Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram

Kesehatan

Tenaga Kesehatan Cantik 'Nongkrong' di Terminal

badge-check

KOTA – Sebanyak 20 personel tenaga kesehatan ditugaskan di Terminal Tipa A Pacitan. Masing-masing disiagakan untuk melakukan pengecekan kesehatan terhadap awak pengemudi bus selama bulan ramadan tahun ini. Khususnya angkutan antar kota antar provinsi (AKP). ‘’ Mulai kemarin diadakan tes bagaimana kesehatan para awak pengemudi bus untuk meningkatakan kenyamanan dan keselamatan penumpang, ’’ ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan, Wasi Prayitno.


Untuk awal ramadan ini masing-masing personel kesehatan yang tergabung dalam program public safety canter (PSC) tersebut berjaga selama dua jam. Dimulai pukul 08.00 hingga pukul 10.00. Nantinya berlaku hingga h+15 hari raya idul fitri. Hanya saja h-15 dan dan h+15 hari raya idul fitri kerja mereka meningkat hingga 24 jam. Mereka berjaga siang malam untuk memeriksa dan memberikan pegobatan ringan sopir bus. ‘’ Cuma nanti kerjanya shift-shift-an, ’’ tambahnya.
Pemeriksaan kesehatan belum digelar selama 24 jam saat awal ramadan lantaran jumlah lalulintas angkutan bus di Pacitan belum mengalmai peningkatan signifikan. Menurutnya awalnya ramdan saat ini masih sepi. Peningkatan mulai terjadi kurang lebih sepekan terakhir jelang hari raya. Angkutan yang sebelumnya diangka puluhan bisa mencapai ratusan armada. ‘’ Sedangkan puncaknya diperkirakan tiga hingga lima hari menjelang lebaran, ’’ bebernya.
Wasi menambahkan jika pihaknya bakal memberangkatkan sebelas bus peserta mudik gratis prgram Dishub provinsi dan daerah dari Pacitan. Masing-masing pemudik yang sudah melakukan pendaftaran sejak dua minggu lalu. Sedangkan pemudik yang datang ke pacitan jsutru belum diketahuinya pasti. Alasannya Wasi tidak mengantongi data pendaftar dari luar daerah. ‘’ Jumlah bus yang datang juga nantinya tergantung jumlah pendaftar dari sana, ’’ tambahnya.
Sementara itu, dari pantauan wartawan koran ini sejumlah awak bus mecoba melakukan pemeriksaan kesehatan. Seluruhnya dinyatakan sehat dan layak untuk melanjutkan perjalanan. Bagi awak bus yang kecapekaan, mereka pun diberikan vitamin. Meski begitu, awak bus yang melakukan pemeriksaan bisa dihitung jari. Pasalnya kondisi terminal pun sedang lengang. Saat berita ini dihimpun hanya ada dua bus AKAP yang meunggu penumpang. sedangkan lalulalang penumpang justru tidak begitu terlihat. (not)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati HLUN dan Bulan E-TIBI Plus, Pemkab Pacitan Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC

11 Juni 2026 - 09:07 WIB

Rumah Terapi TANDA CINTA Resmi Hadir di Pacitan, Layanan Gratis bagi Anak Disabilitas

11 Februari 2026 - 11:38 WIB

Pacitan Nihil Kasus Super Flu H3N2, Dinkes Imbau Warga Tak Panik

8 Januari 2026 - 22:09 WIB

Kasus Flu Singapura Meningkat, 15 Balita di Pacitan Terinfeksi: Dinkes Minta Orang Tua Perketat Kebersihan Dan Kewaspadaan 

11 Desember 2025 - 14:06 WIB

Molamil Papa”, Inovasi Jemput Bola Nakes untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu Hamil di Daerah Terpencil

5 November 2025 - 09:14 WIB

Trending di Kesehatan