Menu

Mode Gelap
Baru Satu SPPG di Pacitan Kantongi KKPR, Puluhan Dapur MBG Sudah Beroperasi BPBD Pacitan Minta Donatur dan Relawan Koordinasi Sebelum Droping Air Bersih Harga Telur di Pacitan Anjlok, Peternak Lokal Kelimpungan Dihantam Pasokan dari Luar Daerah Air Telaga Kembeng Surut, Warga Ketro, Pacitan Berburu Ikan Nila Berawal dari 170 Baglog, Pasutri di Wonoanti Pacitan Kini Kelola 25 Ribu Baglog Jamur Tiram Dua SPPG di Pacitan Masih Disuspend, Tunggu Verifikasi Pusat

Pariwisata

Layang-layang Naga Sepanjang 130 Meter Hiasi Langit Pacitan

badge-check

PACITAN – lensapacitan.com, Puluhan penggemar layang-layang di Kabupaten Pacitan mengglear festival layang layang di Pantai Teleng Ria. Festival ini digelar dalam rangka peringatan 1 Muharam 1441 Hijriah, salah satu jenis  layang-layang yang menjadi perhatian warga adalah layang-layang naga dengan panjang 130 meter.

“Bagus-bagus sih, tapi yang menurutku paling bagus ya yang naga terpanjang itu,” Kata Dafenda Serlian Diansyah (16) tahun, pelajar asal Kabupaten Ponorogo.

Puluhan penggemar layang-layang se-kabupaten Pacitan menggelar festifal layang-layang hias di pantai Telengria, Pacitan berbagai jenis layang-layang dengan berbagai jenis berbagai karakter dan tema,  setelah semua layang-layang diterbangkan, keindahan menghiasi langit Pantai Telengria.

“Ada yang bentuk pesawat, kapal nelayan, tokoh pewayangan, naga dan lain-lain,” Jelasnya.

Salah satu layang-layang yang menarik perhatian warga adalah, layang-layang berkepala naga dengan panjang 130 meter, yang dibuat oleh Komunitas Mojesu, Desa Pakisbaru, Kecamatan Nawangan.

Layang-layang tersebut beberapa kali dicoba untuk diterbangkan, namun karena pantai kurang luas, ekor naga tersebut menyangkut diatas pohon.

“Karena Tempatnya kurang luas, sehingga untuk nerbangkan naga sepanjang itu susah,” Kata Gampang Rahmad Abdullah, Ketua komunitas Mojesu.

Peserta pun terpaksa berpindah tempat untuk mencari lokasi yang lebih luas. setelah beberapa kali percobaan, layang-layang naga tersebut berhasil diterbangkan oleh puluhan orang.

“Kita butuh 20 orang, agar layang-layang naga ini bisa terbang,” Ungkapnya.

Proses pembuatan layang-layang tersebut memakan waktu hingga 3 bulan, dan satu buah layang-layang bisa menghabiskan uang enam juta rupiah.

“Untuk membuat 1 jenis layang-layang, kami bersama 4 anggota komunitas bisa sampai 3 bulan, dan butuh modal 5-6 juta rupiah, tapi kita senang aja. Pungkasnya (not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OPEN SUBMIT! Lomba Bercerita “Untuk Bumi Kita” Tingkat Nasional Resmi Dibuka

29 April 2026 - 10:41 WIB

Poster Lomba Bercerita Untuk Bumi Kita di Museum & Galeri SBY ANI

Peringati Hari Bumi, Sekolah Alam Pacitan Tanam 6.600 Mangrove di Watu Mejo

24 April 2026 - 20:18 WIB

Peringati Hari Pers Nasional 2026, Wartawan Pacitan Gelar Aksi Bersih Pantai Pancer Dorr

9 Februari 2026 - 20:15 WIB

Wabup Gagarin Bersama Awak. Media dan TNI Polri membersihkan sampah

Wisata Sungai Maron Kian Hijau, PLN Nusantara Power Hadirkan Energi Bersih dan Pemberdayaan Warga

15 Januari 2026 - 11:10 WIB

Gotong Royong Nelayan Pacitan Pertahankan Tradisi Tangkap Ikan Eretan

10 Januari 2026 - 19:42 WIB

Trending di Pariwisata