Pacitan – Ratusan siswa SMP dan MTs se-Kabupaten Pacitan mengikuti kegiatan FBGC (Fun Boys Girls Competition) ke-14 tingkat penggalang tahun 2026 yang digelar di SMKN 2 Pacitan. Kegiatan tersebut menjadi ajang pengembangan kreativitas, karakter, dan potensi generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.
Mengusung tema “Gali Potensi, Raih Prestasi, Jadilah Pramuka Sejati”, kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai wilayah di Pacitan. Tidak kurang dari 80 trofi diperebutkan dalam berbagai cabang perlombaan.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pacitan, Sasmito Pribadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan kepramukaan menjadi salah satu sarana pendidikan karakter terbaik bagi generasi muda.
“Pendidikan karakter menjadi bekal terbaik bagi keberlangsungan pendidikan di Pacitan di masa yang akan datang,” ujar Sasmito Pribadi dalam sambutannya, Sabtu (16/5/2026).
Ia menambahkan, kegiatan seperti FBGC tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah bagi para pelajar untuk berkarya, mengasah kemampuan, serta membangun kepercayaan diri.
“Selain meningkatkan IMTAQ, kegiatan ini juga menjadi pengalaman terbaik untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mengaku bangga melihat semangat para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Pacitan.
“Tadi saya tanya, sekolahnya dari mana saja. Ada yang dari Punung, Bandar, dan Pacitan. Saya ingin adik-adik yang hadir memiliki semangat yang sama, percaya diri, berani, dan terus berprestasi,” ungkapnya.
Kepala SMKN 2 Pacitan, Subagyo, mengatakan FBGC ke-14 menjadi wadah kreativitas bagi pramuka penggalang sekaligus sarana mempererat persaudaraan antar sekolah di Kabupaten Pacitan.
Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai lomba yang menampilkan keterampilan, kekompakan, dan kreativitas para peserta pramuka penggalang dari SMP dan MTs se-Kabupaten Pacitan.
Berbagai perlombaan digelar selama dua hari kegiatan. Pada hari pertama, peserta mengikuti lomba pioneering, transfer berita pendek, desain logo, serta festival tari tradisional. Sedangkan pada hari kedua dilanjutkan dengan lomba cerdas cermat penggalang, hasta karya, dan yel-yel pramuka.
Selain perlombaan, peserta juga mengikuti rangkaian kegiatan kebersamaan seperti bongkar pioneering, senam pagi, api unggun, hingga istirahat bersama di lingkungan sekolah. (Tri)





















