Menu

Mode Gelap
Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025 Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Sungai Grindulu Pacitan

Ragam

Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon

badge-check


 Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Perbesar

 

LENSA PACITAN – Menjelang Lebaran, warga di Kabupaten Pacitan mulai mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG subsidi ukuran 3 kilogram. Sejak Senin (9/3/2026), stok gas melon di sejumlah pangkalan dilaporkan kosong.

Salah satu warga Desa Bangunsari, Kecamatan Pacitan, Silvy, mengaku harus berkeliling ke beberapa pangkalan untuk mencari LPG 3 kilogram. Namun upayanya tidak membuahkan hasil.

“Mulai kemarin muter-muter wilayah Pacitan tidak dapat, kosong semua,” ujarnya.

Kelangkaan ini membuat masyarakat khawatir. Pasalnya, LPG subsidi menjadi kebutuhan utama rumah tangga maupun pelaku usaha kecil, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal sekitar 10 hari lagi.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Tulakan. Ditingkat pengecer, LPG 3 kilogram tidak hanya sulit didapat, tetapi harganya juga mulai merangkak naik, berkisar antara Rp22 ribu hingga Rp25 ribu per tabung.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Hiswana Migas Madiun, Agus Wiyono, memastikan bahwa pasokan LPG subsidi untuk wilayah Pacitan sebenarnya tidak mengalami pengurangan. Namun pihaknya akan menelusuri distribusi di tingkat pangkalan, khususnya di Desa Bangunsari.

“Sejauh ini suplai tidak ada pengurangan. Kami akan cek siapa pangkalan yang ada di wilayah Desa Bangunsari,” katanya.

Menurut Agus, di Desa Bangunsari terdapat sekitar 12 pangkalan LPG yang seharusnya mampu mencukupi kebutuhan masyarakat setempat. Secara kuota, pasokan LPG subsidi dinilai masih aman.

Meski demikian, pengawasan penjualan di tingkat pangkalan diakui masih menjadi tantangan, meskipun saat ini sudah menggunakan sistem Merchant Apps Pertamina (MAP).

“Insya Allah untuk kecukupan kebutuhan masyarakat cukup. Cuma harus diakui kontrol penjualan pangkalan ini yang agak sulit, meskipun sudah pakai MAP,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sistem dalam aplikasi tersebut menggunakan basis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun sistem itu belum membatasi pembelian berdasarkan domisili desa, sehingga LPG subsidi masih bisa dibeli oleh warga dari luar wilayah.

Karena itu, pihaknya meminta pangkalan memprioritaskan warga sekitar dan pelaku usaha mikro agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Di saat seperti ini mohon pangkalan memprioritaskan melayani lingkungan RT dan pelaku UKM setempat,” ujarnya.

Agus juga mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kondisi tersebut. Menurutnya, sinergi antara penyalur, Pertamina, dan pemerintah daerah diperlukan agar distribusi LPG subsidi di lapangan tetap terkendali dan tidak memicu kepanikan masyarakat.

“Kami khawatir kalau berita seperti ini muncul dan tidak segera ditindaklanjuti, masyarakat bisa panik,” katanya.

Ia menegaskan, dari sisi pasokan pusat tidak ada pengurangan maupun keterlambatan distribusi LPG. Jika pun terjadi keterlambatan, biasanya hanya dipengaruhi faktor alam seperti hujan deras atau longsor yang menghambat jalur pengiriman.

“Kalau pun ada keterlambatan biasanya hanya soal waktu pengiriman saja, misalnya yang seharusnya siang jadi malam,” pungkasnya. (Not)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perkuat Pemahaman Aswaja, GP Ansor Pacitan Terbitkan Buku Dalil Amaliyah

25 Juli 2025 - 18:49 WIB

Ribuan Warga Pacitan Antre Pembagian 6.472 Paket Sembako dari Komunitas Sahabat Berbagi Pacitan

20 Maret 2025 - 14:09 WIB

Sup,Sayur lodeh hingga Puding daun Kelor Jadi Menu andalan Berbuka Puasa Di Sea view Restaurant

17 Maret 2025 - 10:49 WIB

Karang Taruna Pacitan Bagikan Ribuan Bunga untuk Peserta Rontek Gugah Sahur

16 Maret 2025 - 13:12 WIB

Inovatif! Lurah Ploso Jemput Bola Urus Administrasi Kematian, Gratis dan Cepat

11 Maret 2025 - 11:46 WIB

Trending di Feature