LENSA PACITAN -Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Pacitan resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Pacitan telah menyiapkan lahan seluas sekitar 7,6 hektare yang berlokasi di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, tepat di kawasan sekitar Gedung Pemuda dan GOR Pacitan.
“Proyek pembangunan Sekolah Rakyat Pacitan sudah terkontrak sejak 23 Desember 2025. Masa pelaksanaannya direncanakan sekitar 240 hari dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026,” kata Kepala Bidang Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi DPUPR Pacitan, Endhit Yuniarso ditulis Sabtu (10/1/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pelaksanaan fisik bangunan. Sekolah Rakyat Pacitan nantinya akan melayani tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni SD, SMP, dan SMA, dengan konsep boarding school.
Selain ruang belajar, kawasan Sekolah Rakyat juga akan dilengkapi dengan asrama siswa untuk seluruh jenjang, asrama guru, masjid, serta berbagai sarana dan prasarana pendukung, termasuk lapangan olahraga.
“Seluruh bangunan dirancang dengan ketinggian maksimal dua lantai,” jelasnya.
Endhit menambahkan, pembangunan Sekolah Rakyat di Pacitan merupakan bagian dari proyek nasional yang mencakup empat kabupaten di wilayah karesidenan Madiun, yakni Pacitan, Ngawi, Madiun, dan Nganjuk. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya.
“Total nilai kontrak berdasarkan informasi dari Kementerian PUPR sekitar Rp 911 miliar untuk empat kabupaten,” terangnya.
Sekolah Rakyat Pacitan diproyeksikan mampu menampung sekitar 1.200 siswa dari jenjang SD hingga SMA, sebagai upaya memperluas akses pendidikan berasrama bagi masyarakat. (Not)





















