Menu

Mode Gelap
Mobil Warga Nawangan Pacitan Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik Razia Ramadan, Petugas Gabungan Periksa Enam Rumah Kos di Pacitan. ditemukan 4 penghuni tak Ber KTP Distribusi LPG Diklaim Aman, Warga Pacitan Tetap Kesulitan Dapat Gas Melon Pemkab Pacitan Luncurkan Program Sekolah Sak Ngajine, Integrasikan Madrasah Diniyah ke Sekolah Formal Lima Hari Hilang, Pemuda Pacitan Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Grindulu Inspektorat Pacitan Panggil Perangkat Desa, Evaluasi Pengelolaan Keuangan Tahun 2025

Ekonomi

Raup Cuan Dari Gurihnya Kripik Singkong Aneka Rasa

badge-check

TULAKAN – lensapacitan.com, Banyaknya potensi hasil
pertanian di wilayahnya, membuat ibu rumah tangga di Kecamatan Tulakan ini
meraup cuan dari hasil produksi dan penjualan keripik singkong. Adalah Sarmini
(43) Wanita asal Dusun Salak, Desa Jatigunung, Kecamatan Tulakan, Pacitan ini
berhasil mengolah singkong menjadi keripik beraneka rasa.

Awalnya ia mendapatkan bahan baku singkong dari hasil
panennya sendiri. Semakin banyaknya pesanan Sarmini kemudian membeli singkong
dari tetangga dan pasar tradisonal didekat rumahnya. Suaminya Sujari yang
bertugas mencari bahan baku, memanen dari kebun.

“kebetulan di kebun masih ada singkong, kadang ditawari
tetangga, kalau gak sempat memanen ya beli ke Pasar,” terang Sarmini saat
ditemui dirumahnya (21/8/22).

Proses pembuatannya pun lanjut Sarmini cukup mudah,  Singkong terlebih dahulu dikupas untuk
menghilangkan kulit luarnya, kemudian dicuci bersih, dan diiris tipis
menggunakan pasah dan direndam dengan air garam setelah itu digoreng. Keriping
singkong yang renyah itu kemudian dibumbui dengan bumbu tabur, diantaranya
manis, pedas, dan balado.

Keripik singkong buatannya ini dijual dengan harga yang
relative murah. Untuk kemasan plastik kecil dihargai Rp2000 sedangkan yang
ukuran besar dujual dengan harga Rp5000 berbungkus. Sebelum  membuat keripik singkong, Sarmini juga
memproduksi keripik ubi ungu dan ubi talas, Tak hanya itu jika menerima pesanan
peyek Sarmini pun tak segan menerimanya.

“Saya memproduksi Kripik singkong ini belum lama, sekitar 2
Bulan yang lalu,” jelasnya sambil menggoreng keripik singkong.

Dari penjualan hasil olahannya ini, Sarmini mendapatkan
omset hingga Rp300.000 bahkan lebih, jika mendapatkan pesanan. Belakangan ibu
tiga anak ini rajin mempromosikan produknya lewat jejaring media sosial.

“saya update di status Wa (WhatsApp) , kadang saya titipkan penjual di sekolahan dekat rumah,
dan juga teman–teman saya suka pesan untuk acara seperti arisan maupun syukuran
“pungkasnya. (PKL/Devina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Data Dibobol, Hidup Hancur, Jangan Terjebak Pinjaman Online Ilegal

4 Maret 2026 - 12:02 WIB

Safari Ramadhan di PLN Nusantara Power UP Pacitan, Dirut Tekankan Keandalan dan Integritas Kerja

4 Maret 2026 - 10:00 WIB

PLTA Pakisbaru Terbengkalai, DPRD Pacitan Dorong Difungsikan Kembali atau Dijadikan Wisata

2 Februari 2026 - 11:13 WIB

20.121 Penerima Bansos Desil 5 Terancam Dihapus, Skema PKH-BPNT 2026 Berubah

29 Januari 2026 - 21:48 WIB

Menjelang Nataru Dan Dampak MBG Harga Telur di Pacitan Meroket Hingga Rp30 Ribu per Kilogram 

11 Desember 2025 - 14:38 WIB

Trending di Ekonomi