Menu

Mode Gelap
SBY Ajak Doa bersama untuk Korban Bencana Sumatera, Sambil Tanda Tangani Groundbreaking Goed President Hotel Pacitan Pembangunan Goed President Hotel Pacitan Resmi Dimulai, SBY dan Hermanto Tanoko Lakukan Peletakan Batu Pertama Goed President Hotel Pacitan: Era Baru Pariwisata Pacitan Dimulai! Isu Korupsi Mencuat, PMII Minta Polres dan Polda Ungkap Perkembangan Kasus  Sebagian Sekolah di Pacitan Belum Kebagian Smartboard, Distribusi Masih Berproses 45 Desa di Pacitan Terancam “Gigit Jari”, Dana Desa Tahap II Gagal Cair

Bencana

Waspada Gempa dan Tsunami, Upaya Mitigasi di Kawasan Wisata Pesisir

badge-check


 Waspada Gempa dan Tsunami, Upaya Mitigasi di Kawasan Wisata Pesisir Perbesar

Pacitan – Mitigasi bencana patut menjadi atensi semua pihak. Terutama warga di pesisir Pantai Selatan.Ratusan warga Desa Watu Karung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Kamis (24/7) pagi mengikuti simulasi bencana gempa bumi dan tsunami.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa timur dan Pacitan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir jika terjadi bencana.

Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Yagus Triarso, menjelaskan bahwa gladi simulasi ini difokuskan pada potensi gempa megathrust yang berisiko memicu tsunami di wilayah selatan Jawa.

“Simulasi ini bertujuan agar masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa dan tsunami. Kami juga melakukan sosialisasi terkait potensi bencana di Pacitan, serta teknik penyelamatan dan evakuasi yang benar,” ujar Yagus Jum’at (25/7)

Dalam kegiatan tersebut, warga dilatih untuk mengenali jalur evakuasi, memahami tanda-tanda peringatan dini, dan mengetahui titik kumpul yang aman. Simulasi ini juga melibatkan pelatihan penggunaan rambu evakuasi dan pengenalan sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang telah dipasang di kawasan tersebut.

Menurut Yagus, dipilihnya Desa Watu Karung sebagai lokasi simulasi bukan tanpa alasan. Selain memiliki potensi ancaman bencana, wilayah ini juga merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Pacitan yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara

“Pariwisata yang berkembang perlu ditopang dengan kesiapsiagaan bencana yang kuat. Justru ini bisa menjadi nilai tambah bagi wisatawan, bahwa kawasan ini aman dan tangguh menghadapi risiko bencana,” pungkasnya.

Selain simulasi, Bagian dari kegiatan Desa Tangguh Bencana di Watu Karung sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. (not)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Api dari Pembakaran Arang Hanguskan Kandang dan Dapur Rumah Warga Donorojo

10 Agustus 2025 - 08:41 WIB

Hujan Deras dua Hari, Jalan Blumbang, Ploso Pacitan Terendam Banjir

29 November 2024 - 12:53 WIB

Kondisi Medan dan Cuaca Jadi Tantangan Pelaksanaan Pilkada di Pacitan

26 November 2024 - 16:57 WIB

Gudang Barang Bekas di Pacitan Hangus Terbakar, Pemilik Kaget Tidak Ada Aktivitas yang Menyebabkan Api

30 September 2024 - 11:45 WIB

Kekeringan Meluas di 12 Kecamatan Pacitan, Warga dan Lembaga Pendidikan Krisis Air Bersih

27 September 2024 - 06:01 WIB

Trending di Bencana